Selasa, September 17, 2024

Sambut Maulid Nabi, Jufri...

ACEH UTARA - Menyambut peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1446 Hijriah atau...

Panitia Arung Jeram PON...

KUTACANE - Panitia Pertandingan Cabang Olahraga Arung Jeram PON XXI Aceh-Sumut melarang belasan...

Salahkah Jika Tak Mampu...

Oleh: Muhammad Syahrial Razali Ibrahim, Ph.D., Dosen Fakultas Syariah IAIN Lhokseumawe Perbincangan seputar kompetensi...

Pengunjung Padati Venue Arung...

KUTACANE - Ribuan pengunjung dari berbagai daerah mendatangi arena arung jeram Pekan Olahraga...
BerandaIrjen Kemendes Ditangkap...

Irjen Kemendes Ditangkap KPK, Sosok Inisiator Satgas Pungli

Selain auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Irjen Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Sugito juga disebut ikut ditangkap Komisi Pemberantasan korupsi (KPK). Operasi tangkap tangan (OTT) diduga terkait upaya mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari BPK.

Menteri Eko Putro Sandjojo mengaku kaget bawahannya tersebut ditangkap oleh KPK. Ia mengaku Sugito dikenalnya sebagai sosok bersih. Bahkan, Eko mengungkapkan Sugito merupakan inisiator sekaligus Ketua Unit Pemberantasan Pungutan Liar di Kementerian ini.

“Makanya saya kaget juga. Dan saya bikin Satgas Pungli, Satgas Reformasi juga atas inisiatif beliau, jadi saya dukung,” ujar Eko ditemui di Kantornya, Sabtu (27/5).

Eko berharap bawahannya tersebut hanya untuk dimintai keterangannya oleh KPK. Politikus PKB ini mengaku terus menghubungi pria yang kerap disapa Gito itu namun sampai saat ini tak direspons.

“Mudah-mudahan cuma diminta jadi saksi tapi apapun yang dilakukan KPK harus kita dukung dan saya mengikuti hukum yang berlaku di KPK,” katanya.

Sementara itu, Eko memastikan akan memberikan sanksi tegas apabila bawahannya tersebut terlibat dalam kasus yang disebut berkaitan untuk meraih WTP dari BPK tersebut.

“Saya pikir siapapun bukan hanya Pak Sugito ya, kalau terbukti secara hukum salah ya pasti dikenakan sanksi,” tegasnya.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT), Jumat (26/5). Dalam OTT, dua orang auditor BPK dibawa ke KPK dan satu lagi yang dibawa yaitu staf BPK.[] Sumber: merdeka.com

Baca juga: