ISTANBUL – Gubernur Aceh Irwandi Yusuf menawarkan setidaknya empat peluang investasi di Aceh kepada para pengusaha Turki dalam Aceh Business Forum yang dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan Festival Kopi Istanbul 2017 di Hilton Bhosphorus Hotel, Istanbul, Jumat, 22 September 2017.

Empat peluang investasi itu adalah terkait pariwisata Aceh, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun, energi dan agro industri.

Kepala Biro Humas dan Protokol Pemerintah Aceh Mulyadi Nurdin mengatakan, langkah Gubernur Irwandi tersebut  bagian dari keseriusan Pemerintah Aceh dalam menggaet calon investor.

Dalam pertemuan itu kata Mulyadi, Irwandi memaparkan potensi Aceh yang memiliki letak sangat strategis di bagian paling barat Indonesia dan berada di sepanjang jalur pelayaran internasional tersibuk di dunia, Selat Malaka.

Dengan sumber daya alamnya yang kaya, pemandangan indah dan sambutan hangat masyarakat, Aceh kini menjadi salah satu provinsi yang paling damai dan sejahtera di Indonesia.

“Kami sekarang sangat ingin mengejar perkembangan ekonomi dalam kemitraan yang erat dengan negara lain, terutama dengan negara sahabat seperti Republik Turki,” kata Irwandi, melalui siaran pers yang diterima portalsatu.com, Sabtu, 23 September 2017.

Saat ini lanjut Irwandi, Pemerintah Aceh dan Pusat, bekerja sama untuk mempromosikan Aceh sebagai salah satu wilayah terbaik untuk investasi.

Aceh sekarang sedang memperbaiki iklim investasinya dengan memberi lebih banyak insentif dalam bentuk pengurangan pajak di KEK dan berupaya meningkatkan investasi lokal dan asing.

“Kami juga memiliki infrastruktur pendukung terbaik di kawasan ini dalam hal jalan, bandara, pelabuhan laut dan listrik,” ujar Irwandi.

Di sektor pariwisata kata Irwandi, Aceh juga telah berkembang lebih baik dengan meningkatnya kunjungan wisatawan ke Aceh setiap tahunnya.

Dengan budaya yang unik dan beragam, Aceh telah menjadi tujuan wisata yang penting bagi mereka yang ingin menikmati ketenangan dan kedamaian. 

“Aceh juga memiliki alam bawah lautnya yang indah dan menarik banyak penyelam dari seluruh dunia,” tambah Irwandi.

Pada kesempatan tersebut, Irwandi juga menawarkan pengusaha Turki untuk berinvestasi di KEK Arun – Lhokseumawe.

“Kami mencari investor potensial untuk membangun dan menjalankan pembangkit listrik tenaga air terbarukan dari energi panas bumi dan hidro, yang berlimpah sumbernya,” kata Irwandi.

Irwandi juga menyampaikan bahwa Aceh merupakan salah satu produsen minyak sawit terbesar di Indonesia, tahun lalu, Aceh memproduksi lebih dari 1,9 juta ton Crude Palm Oil (CPO) dari hasil perkebunan.

Selain itu, Irwandi juga mempromosikan Aceh sebagai daerah yang  memproduksi salah satu kopi terbaik di dunia, dengan varian Robusta dan Arabika.[]