BerandaBerita LhokseumawePj Wali Kota Lhokseumawe Bicara Persoalan KEK Arun di Aceh Business Forum

Pj Wali Kota Lhokseumawe Bicara Persoalan KEK Arun di Aceh Business Forum

Populer

JAKARTA – Penjabat Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Imran, menghadiri kegiatan Aceh Business Forum dan Presentasi Peluang Investasi pada Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Aceh dan KEK Arun Lhokseumawe, di Mandarin Oriental, Jakarta, Senin, 28 November 2022.

Dari Pemerintah Aceh dihadiri Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian, Keuangan, dan Pembangunan, Ir. Marwadi, serta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Marthunis, S.T., D.E.A. Sementara dari Jakarta dihadiri Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal Kementerian Investasi/BKPM Dr. Indra Darmawan, Plt. Sekretaris KEK Ir. Budi Santoso, dan Direktur Fasilitasi Ekspor dan Impor Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Bambang Jaka Setiawan.

Pj. Wali Kota Lhokseumawe, Imran, dalam pertemuan tersebut menyampaikan persoalan krusial terkait Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun yang harus dicarikan solusinya secara bersama-sama. Di antaranya, soal peran Dewan Kawasan dinilai belum begitu “mengigit”, dan status kepemilikan tanah di KEK tersebut terutama lahan yang masih kosong. Pasalnya, sebagian besar lahan di KEK Arun Lhokseumawe berstatus milik Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN).

Imran mempertanyakan apakah pemerintah daerah diberikan kewenangan lebih untuk mengelola kawasan yang masih kosong itu. Misalnya, kata Imran, di kawasan bekas kilang LNG Arun terdapat lahan seluas 546 hektare. Ada pula lahan kosong di lokasi lainnya dalam KEK Arun Lhokseumawe tersebut.

“Ini bagaimana terkait peran Dewan Kawasan, atau peran saya sebagai Wali Kota, atau peran Bupati Aceh Utara. Dan bagaimana hubungan koordinasi (antara Pemda) dengan LMAN dan beberapa perusahaan yang sudah ada di dalam KEK Arun itu. Jangan sampai, ketika ada investor datang kepada Wali Kota Lhokseumawe, atau kepada Bupati Aceh Utara, atau kepada Gubenur Aceh, pada tahap akhir justru mentok dengan masalah kepemilikan lahan itu. Ini harus segera kita clear-kan masalah-masalah ini,” ujar Imran.

Baca juga: Tinjau KEK Arun Lhokseumawe, Pj Gubernur Aceh: Ada Persoalan Belum Selesai.[](red/*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terkait

Berita lainya