Memang benar, uang bukan segalanya, tapi tanpa uang hidup akan jadi sulit bahkan merana. Meski begitu, bukan berarti kita harus berputus asa hanya karena Allah tengah menguji kita dengan sedikit kesempitan atau kesulitan dalam mencari rezeki.
Sebagai seorang istri, kita tetap wajib menghormati dan memuliakan suami apapun kondisinya. Jangan sampai hanya karena uang belanja kurang, lantas kita tega mencelanya, menghinanya, mengacuhkannya, atau bahkan merendahkannya. Kondisi tersebut bukan saja menyakiti hati suami, tapi bisa menjadi penghambat datangnya rezeki.
Lalu, bagaimana istri harus bersikap ketika menghadapi kenyataan bahwa rezeki suaminya sedang terhambat atau seret?
Lakukan beberapa hal ini:
1. Berikan semangat
Rezeki seret, mau tidak mau pasti membuat suami merasa terbebani. Jangan tekan dia, apalagi mencari-cari kesalahannya atas kejadian ini. Sebaiknya berikan dukungan penuh agar dia kuat menghadapi ujian ini.
2. Bersikap qanaah
Qanaah artinya merasa cukup dan puas dengan rezeki yang sudah diberikan Allah kepada suami Anda. Sifat qana'ah (kanaah) Anda tidak hanya membuat suami merasa bahagia, tapi membuatnya lebih semangat lagi untuk bisa memberikan yang lebih baik pada Anda.
Dari Abdullah bin Amr bin al-Ash, Rasulullah bersabda : Sungguh sangat beruntung orang yang masuk Islam, kemudian mendapatkan rezeki yang secukupnya dan Allah menganugerahkan kepadanya sifat qanaah (merasa cukup dan puas) dengan pemberian-Nya (HR. Ibnu Majah)
3. Lebih bertakwa pada Allah
Ujian bisa mendekatkan dan juga bisa menjauhkan kita dari Allah. Sebagai istri salihah, kita wajib terus mengingatkan suami untuk terus mendekat dan meningkatkan ketakwaan pada Allah Yang Maha Pemberi rezeki.
Allah Subhannahu wa Taala berfirman, artinya, Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. (At Thalaq 2-3)
4. Istigfar dan taubat kepada Allah
Dosa merupakan salah satu penghambat datangnya rezeki, karena itu selalu ingatkan suami untuk sama-sama bertaubat kepada Allah atas dosa yang disengaja ataupun tidak.
Maka aku katakan kepada mereka: Mohonlah ampun kepada Rabbmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai. (QS. 71:10-12)
5. Sabar dan syukur
Sabar dan syukur merupakan kombinasi yang pas untuk mengundang datangnya rezeki. Karena itu, tetaplah sabar dengan kesempitan yang ada dan jangan lupa bersyukur karena pasti masih ada orang yang lebih kurang beruntung dibandingkan kita.
Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan: Sesungguhnya jika kalian bersyukur, pasti Kami akan menambah nikmat kepada kalian, dan jika kalian mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih. (QS Ibrahim 7)
Ada juga dalam hadis, yang artinya :
Sungguh menakjubkan orang beriman, semua urusannya baik bagi dirinya. Dan itu tidak akan terjadi kecuali pada orang beriman. Apabila diberi sesuatu yang menyenangkan, ia akan bersyukur, dan apabila diberi musibah/sesuatu yang tidak menyenangkan, ia akan bersabar. Dan kedua-keduanya baik baginya (HR. Muslim)
6. Berprasangka baik pada suami
Berkurangnya uang belanja kadangkala mendatangkan curiga atau prasangka, hal ini harus dihindari karena bukannya menyelesaikan masalah justru dapat memperkeruh suasana. Tetap berprasangka baik dan percaya pada suami.
Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan prasangka karena sebagian dari prasangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang (QS. Al-Hujurat 12)
7. Mendoakannya
Doa istri untuk suaminya termasuk doa yang mustajabah, karena itu jangan pernah lelah mendoakan kebaikan dan kesuksesan suami Anda.
Dengan tujuh hal itu, semoga suami bisa bangkit lagi dan bersemangat dalam menjemput rezeki dari Allah Subhanallahu Wataala.[] Sumber: kajianlagi.blogspot







