LHOKSEUMAWE – Kawasan Dusun Jabal Antara, Gampong Alue Dua, Kecamatan Nisam Antara diproyeksi menjadi kawasan perkebunan Kopi di Aceh Utara, karena secara geografis kawasan itu terletak di kawasan Gunung Salak di ketinggian 1600 meter di atas permukaan laut.
Oleh sebab itu, TMMD dilaksanakan di dusun Jabal Antara. Bila jalan sudah bagus,jalur distribusi hasil panen kopi dan komoditi lainnya semakin lancar. Saat ini jalan hanya bisa dilalui sepeda motor, terang Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib alias Cek Mad kepada portalsatu.com, Rabu 27 September 2017.
Katanya untuk kawasan itu sangat cocok ditanami komoditi kopi, kentang, aneka sayuran dan buah-buahan, seperti kawasan Bener Meriah dan Aceh Tengah. Untuk saat ini masyarakat di kawasan tersebut kebanyakan menanam kopi.
Ke depan akan kita kembangkan jauh dari sekedar kawasan kopi. Ini memang sudah saya rencanakan jauh-jauh hari. Nah, ketika dicanangkan TMMD di lokasi itu saya langsung setuju. Karena kegiatan TMMD sangat menghemat anggaran Pemda, terang Bupati.
Cek Mad menambahkan, untuk pelaksanaan TMMD ke 100 di Dusun itu, Pemkab telah menganggarkan Rp 1 miliar, dana itu mencakup untuk pembangunan jalan sejauh 4 Kilometer, empat gorong-gorong, rehab rumah tidak layak huni, rehab meunasah dan tempat wudhu.
Saya sangat berterima kasih kepada jajaran TNI Kodim Aceh Utara, terutama kepada bapak Dandim Fadjar Wahyudi Broto karena menggelar kegiatan TMMD di Jabal Antara. Saya sangat yakin ke depan kawasan tersebut akan lebih maju, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat lebih meningkat, pungkasnya.[]


