BLANGKEJEREN – Jalan lintas nasional menghubungkan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues dengan Kutacane, Kabupaten Aceh Tenggara, putus total di Kecamatan Putri Betung akibat longsor. Arus lalu lintas di jalan penghubung antarkabupaten itu lumpuh total sejak Jumat, pukul 22:30 WIB hingga Sabtu, 8 Mai 2021.
Madiyah, warga Blangkejeren yang terjebak longsor di Kecamatan Putri Betung mengatakan hujan deras mengguyur Kabupaten Gayo Lues pada Jumat malam menyebabkan tanah gunung disertai batang kayu turun ke badan jalan.
“Banyak kendaraan terjebak, baik dari arah Kutacane menuju Blangkejeren, maupun dari arah Blangkejeren menuju Kutacane tembus ke Medan,” katanya melalui pesan WhatsApp.

Hingga saat ini, kata Madiyah, kendaraan roda dua maupun empat belum bisa melintas. Tanah berlumpur yang menyeret batang kayu besar dan batu harus dibersihkan menggunakan alat berat.
“Ada dua titik longsor yang parah, di Desa Meloak Satu ada beberapa meter jalan yang tidak bisa dilintasi. Kemudian di Desa Meloak Dua atau Meloak Aih Ilang yang berbatasan dengan Desa Air Panas juga sama, jalannya tidak bisa dilintasi,” jelasnya.
Untuk sementara, pengendara yang hendak melintasi jalan tersebut disarankan agar menunggu hingga selesai dibersihkan pihak terkait, sehingga tidak terjebak di tengah jalan seperti banyak kendaraan lainnya.
Suhaidi, Kepala BPBD melalui M. Saleh Kabid Rehabilitasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Gayo Lues mengatakan tanah longsor juga terjadi di Desa Agusen, Kecamatan Blangkejeren. Tanah berlumpur masuk ke pemukiman penduduk dan menyebabkan jalan sulit dilintasi.
“Saat ini kami masih di lapangan meninjau lokasi longsor, bersama rekan-rekan dari BPBD lainnya, mudah-mudahan bisa diatasi secepatnya,” katanya melalui pesan WhatsApp.[]




