KUTACANE – Warga mengeluhkan kondisi Jalan Kutambaru perbatasan Kampung Nangka di Kecamatan Lawe Bulan rusak parah. Hingga saat ini belum ada perhatian pemerintah setempat.
Kepala Desa Kutambaru, Taufik Iskandar, mengaku kondisi jalan itu rusak sudah hampir tiga tahun lebih, karena posisi parit lebih tinggi dari badan jalan. Sehingga mengakibatkan air parit tergenang di badan jalan tersebut setelah turun hujan.
"Bisa saja pengendara terperosok ke lubang jalan dan kendaraan bermotornya mogok seketika melintasi genangan luapan banjir itu," katanya kepada portalsatu.com/, Selasa, 4 Juni 2024.
Menurut dia, jika air parit meluap, pengendara yang mayoritasnya masyarakat setempat merasa waswas bila melintasi jalan tersebut. Karena badan jalan ditutupi aliran air yang meluap dari parit jika curah hujan tinggi. Sehingga lubang besar di jalan tidak terlihat lagi oleh masyarakat pengendara yang melintas.
"Berharap kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara agar memperhatikan kondisi jalan itu, secepatnya dilakukan pemeliharaan saluran air parit gorong-gorong dan aspal jalan tersebut," tegas Taufik.
Salah seorang warga setempat, Ramud, mengatakan bila air parit sudah meluap akan membanjiri badan jalan hingga ke depan Puskesmas setempat.
"Jalan yang rusak ini sudah menjadi langganan warga yang melintas, semenjak gorong-gorong dan pintu air tak berfungsi lagi," ucap warga itu.
Ramud menegaskan kepada Pemerintah Daerah, “jangan tutup mata terkait kondisi jalan tersebut".[](Supardi)




