BANDA ACEH – Sebanyak 392 jamaah haji kloter 1 Debarkasi Aceh tiba di daerah paling barat Indonesia, Selasa, 3 September 2019. Seorang jamaah dalam kloter tersebut dilaporkan meninggal dunia di Tanah Suci.

Kepala Kantor Wilayah Kemenag Aceh, Daud Pakeh, Selasa malam, mengatakan pesawat Garuda Indonesia yang mengangkut jamaah haji tersebut mendarat pukul 16.17 WIB di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh Besar.

Setiba di daerah Serambi Mekkah, petugas imigrasi langsung masuk ke dalam pesawat untuk mengambil paspor jamaah. Lalu satu per satu jamaah dipersilakan keluar dan langsung menumpangi bus untuk menuju asrama haji sebelum dikembalikan ke daerah masing-masing.

“Jamaah yang diberangkatkan kloter satu ini berjumlah 393 orang, satu orang wafat di Mekkah sehingga yang pulang ke Aceh 392 jamaah,” ucap Dauh Pakeh.

Jamaah yang tiba di Tanah Air itu asal Kabupaten Pidie, Pidie Jaya, Aceh Utara dan Kota Sabang. Selain jamaah dari Sabang, akan diberangkatkan langsung ke daerah masing-masing dari asrama haji.

“Ke Sabang harus menggunakan kapal laut, jadi insya Allah besok pagi (Rabu pagi). Kalau daerah lain Pidie, Pidie Jaya, dan Aceh Utara malam ini (tadi malam, red) akan kita kembalikan ke daerah masing-masing,” katanya.

Daud menyebutkan untuk kloter pertama tidak ada jamaah yang harus mendapatkan perawatan medis. Kata dia, untuk keseluruhan kloter haji embarkasi Aceh memberangkatkan sebanyak 4.666 jamaah dan yang meninggal di Arab Saudi sebanyak 14 jamaah.

“Besok (Rabu) pagi juga insya Allah mudah-mudahan tepat jam 6.40 WIB kita akan menerima kedatangan jamaah Aceh keloter dua,” katanya.

Reporter: Khalis Surry.[]Sumberantaranews.com