BANDA ACEH – Sekretaris YARA Fakhrurazzi mengingatkan General Manager PT PLN wilayah Aceh Bob Saril membuktikan janjinya untuk tidak memadamkan listrik, terutama pada bulan Ramadhan nanti.
“Janjinya tidak melakukan pemadaman itu harus benar-benar direalisasi, bukan cuma beretorika untuk meredam kemarahan masyarakat. Jangan sampai negeri yang kaya sumber energi, tapi terburuk dalam pelayanan listrik,” kata Fakhrurrazi kepada portalsatu.com/ di Banda Aceh, Sabtu, 14 Mei 2016.
Fakhrurrazi menyebut seharusnya negeri kaya energi ini setidaknya bisa berkaca kepada negara-negara maju lainnya dalam pelayanan listrik.
Dia menilai pemerintah harus membentuk tim independen untuk melakukan kajian dan inspeksi terkait permasalahan listrik di Aceh.
“Bahkan pemerintah dan PLN juga harus membuat penjelasan tertulis kepada publik mengenai ancaman krisis listrik, apalagi pemadaman semakin parah akhir-akhir ini,” ujar Fakhrurrazi.
Sebelumnya, puluhan aktivis mahasiswa dari BEM UIN Ar-Raniry, PEMA Universitas Abulyatama, PEMA Universitas Iskandar Muda, BEM Universitas Malikussaleh, dan PEMA Universitas U'budiyah Indonesia berunjuk rasa ke kantor PLN Aceh, 12 Mei 2016.
Para mahasiswa menuntut GM PLN Aceh jangan lagi mengumbar retorika dengan seribu janji manis terkait pelayanan listrik di Aceh yang semakin parah. Jika tak sanggup mengatasi krisis listrik di Aceh, GM PLN diminta mundur. Para mahasiswa juga meminta agar listrik tidak padam saat bulan Ramadan. (Baca: Mahasiswa Serbu Kantor PLN Aceh)
Semetara itu, General Manager PLN Aceh, Bob Saril, mengatakan PLN tetap berkomitmen untuk pelayanan suplai listrik dengan sangat optimal. “Ke depan kita akan tingkatkan pemeliharan untuk meningkatkan kapasitas sampai besok akan dinaikkan kabel yang kecil dengan kabel yang besar,” ujar Bob Saril.
Dia mengatakan, kemarin sudah dilakukan pemeliharaan pembangkit listrik di Nagan Raya dan tanggal 4 Juni sudah rampung. “Jadi kami minta doanya bagi semua masyarakat supaya kiranya PLN ke depan bisa bekerja optimal untuk pelayanan terbaik untuk masyarakat. Akan tetapi nantinya alam sebagai faktor pendukung tidak bisa diprediksi,” kata Bob Saril. (Baca: Massa yang Lebih Banyak akan Serbu Kantor PLN Aceh)[]
Laporan Ramadhan

