SUBULUSSALAM – Aparat keamanan berjaga-jaga di seputaran Gedung DPRK Subulussalam jelang debat publik calon wali kota dan wakil wali kota, Selasa, 8 Mei 2018, pukul 15:00 sampai pukul 16:00 WIB.
Pantauan portalsatu.com/, sekira pukul 14:00 WIB, ratusan personel polisi, TNI dan Brimob tampak berjaga-jaga di luar pagar, begitu juga di dalam perkarangan kantor serta di dalam gedung dewan.
Tim Polda Aceh telah memasang security door di pintu masuk menuju ruang debat. Semua tamu mulai dari kandidat, timses dan pendukung paslon serta undangan harus melalui pintu security door.
Paslon Wali Kota Subulussalam nomor urut 3, H. Asmmaudin SE – Hj. Asmidar SPd atau Hamas pertama tiba di gedung DPRK masuk melalui pintu yang terpasang security door.
Berselang beberapa saat kemudian tiba paslon nomor 2, Hj. Sartina SE MSi – Dedi Anwar Bancin SE atau Mesada dan paslon nomor urut 1, drh. Jalaluddin – Wagiman.
Selanjutnya paslon nomor urut 5, H. Affan Alfian Bintang SE – Drs. Salmaza MAP atau Bisa bersama tim pendukungnya tiba di ruang debat, disusul paslon nomor 4, H. Anasri ST MT – Ustaz Sabaruddin SPd.
Kapolres Aceh Singkil AKBP Andrianto Argamuda SIK melalui Kabag Ops AKP Erwin mengatakan 285 personel yang melakukan pengamanan debat publik, mereka terdiri dari 170 personel Polres Aceh Singkil, 55 personel TNI dan 60 personel Brimob.[]



