SUBULUSSALAM – Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) ke-4 pemilihan calon Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Subulussalam, sejumlah bakal calon mulai menebar janji dan program kerja.

Perhelatan Musda ke-4 ini diperkirakan berlangsung sengit karena masing-masing bakal calon ketua mempunyai kekuatan dan mengklaim mendapat dukungan dari sejumlah Organisasi Kepemudaan (OKP) dan Pengurus Kecamatan (PK) yang berada di bawah naungan KNPI Kota Subulussalam.

H. Harmaini, S.Pd., M.M., mantan Ketua KNPI Kota Subulussalam pertama tahun 2007 sejak kota ini mekar dari kabupaten induk, Aceh Singkil, menaruh harapan besar kepada para kandidat agar bertarung secara sportif tanpa ditunggangi kepentingan pribadi maupun kelompok.

“Kami berpesan dan menaruh harapan, jadikan perhelatan ini benar-benar sportif tanpa ditunggangi kepentingan pribadi maupun kelompoknya. Tapi murni untuk melakukan perubahan yang signifikan,” kata Harmaini dalam siaran persnya kepada portalsatu.com/, Rabu, 29 Agustus 2018, malam.

Harmaini menyebutkan, kegagalan KNPI di masa lalu, biarkan berlalu. Ke depan, ia mengajak pemuda untuk menunjukkan jati diri sebagai generasi yang kuat dan tidak cengeng. Pemuda yang memiliki konsep yang jelas sebagai figur bagi OKP, organisasi masyarakat (ormas), pemuda terbaik di Bumi Sada Kata ini.

Harmaini mengingatkan ada tiga hal perlu diperhatikan. Pertama, orang yang berpikir cerdas ia akan melahirkan ide dan gagasan. Seseorang yang berpikir sederhana ia hanya tahu menceritakan kejadian. Namun orang yang berpikir rendah ia hanya mampu menceritakan orang lain.

“Intinya bagi kami senior jika tidak mampu memberikan solusi,  jangan menambah masalah, hanya itu. Barakallah fiikum, selamat bertarung, yang kalah elegan dan yang menang bermartabat, salam pemuda,” ungkap Harmaini yang juga Kepala Dinas Syariat Islam Kota Subulussalam.[]

Lihat pula:

Jelang Musda KNPI Subulussalam, Bakal Calon Ketua Mengerucut Tiga Nama