SUBULUSSALAM — Pemilihan calon wali kota dan calon wakil wali Kota Subulussalam akan berlangsung pada 27 Juni 2018 mendatang. Ekspektasi masyarakat, tak terkecuali mahasiswa begitu besar terhadap calon pemimpin Subulussalam lima tahun mendatang, untuk membawa perubahan bagi Subulussalam yang lebih baik lagi.

Ketua Bidang Pendidikan Himpunan Pelajar Perantau Syekh Hamzah Fansuri (HPP-SHaF) Kota Subulussalam, Haryono, kepada portalsatu.com/, Rabu, 3 Januari 2018 berharap pilkada Kota Subulussalam berjalan aman dan lancar, tanpa saling sikut menyikut antartim dan relawan pasangan calon.

Mahasiswa asal Kota Subulussalam yang saat ini sedang menimba ilmu di sejumlah perguruan tinggi di Banda Aceh, kata Haryono, berharap para kandidat yang bertarung dalam pesta demokrasi tersebut supaya dapat mengayomi tim masing-masing agar tidak terjadi keributan antar pendukung.

“Kepada seluruh elemen masyarakat Kota Subulussalam mari sukseskan pesta demokrasi ini, mari kita bersama-sama saling rangkul dan bergenggam tangan, pilihan boleh berbeda tapi tetap menjalin silaturahmi kekeluargaan dan hati tetap dingin,” katanya.

Para kontestan pilkada diharapkan tidak mengumbar janji palsu kepada masyarakat demi untuk mendapat suara. Mahasiswa yakin, masyarakat Kota Subulussalam sudah cerdas, bisa menentukan pilihan pada 27 Juli mendatang, memilih pemimpin yang akan menahodai Subulussalam periode 2019-2024.[]