LHOKSEUMAWE – Jenazah dua tersangka penculik Sekretaris Unit Layanan Pengadaan (ULP) Setda Aceh telah diambil pihak keluarga, Senin, 1 Februari 2016. Sebelumnya, jasad Barmawi dan Ismuharuddin sempat disimpan di kamar mayat Rumah Sakit Cut Mutia, Lhokseumawe.

“Jasad mereka sempat disimpan di kamar mayat. Namun sore tadi telah dibawa pulang oleh keluarganya masing-masing ke rumah duka,” kata Buyung, petugas kamar mayat di RSUD Cut Meutia kepada portalsatu.com, Senin, 1 Februari 2016 malam.

Buyung mengatakan berdasarkan hasil visum, keduanya mengalami luka tembak pada bagian bahu, dada dan pinggang. “Ada beberapa luka tembak di bahu, pinggang, dan patah kaki,” kata Buyung.

Sebelumnya diberitakan, personel gabungan Polda Aceh, Polresta Banda Aceh dan Polres Lhokseumawe menembak dua pria bersenjata api di Jalan Banda Aceh-Medan, kawasan Keude Geureugok, Kecamatan Gandapura, Bireuen, Senin, 1 Februari 2016. Kedua pria tersebut diduga penculik Sekretaris ULP Setda Aceh, Kamal Basri, 42 tahun.

“Benar, sekitar pukul 11.15 WIB kita melakukan pengejaran terhadap tersangka kasus penculikan Kamal Basri, 42 tahun, Sekretaris ULP Aceh,” kata Kombes Pol Nurfallah, Direktur Reserse Krimininal Umum Polda Aceh, ditemui para wartawan di Rumah Sakit Umum Cut Meutia, Buket Rata, Lhokseumawe.

Nurfallah menyebutkan, dua tersangka itu adalah Ismuharuddin dan Barmawi. Keduanya warga Nisam, Kabupaten Aceh Utara. Kata Nurfallah, saat dilakukan penyergapan, tersangka sempat melepaskan tembakan, sehingga terjadi kontak tembak dengan personel tim gabungan dan akhirnya kedua pria bersenjata itu tewas.[](bna)