TAKENGON – Sebelum dibawa orang tuanya ke RSCM Jakarta untuk mengobati penyakit tumor mata yang diderita Miftahul Jannah, Bupati Aceh Tengah Nasaruddin, pada Sabtu, 4 Juni 2016 lalu menjenguk balita berusia empat tahun asal Kmpung Hakim Bale Kecamatan Lut Tawar.
Miftahul Jannah sudah menderita tumor mata, tepatnya bagian sebelah kanan sejak usia tiga bulan. Pihak orang tua mengaku telah membawanya ke berbagai klinik pengobatan hingga akhirnya harus mendapat penanganan operasi di RSCM dalam waktu dekat.
Kedatangan Nasaruddin (Pak Nas) didampingi beberapa kepala SKPK disambut orang tua Miftahul dan warga setempat penuh haru.
Pak Nas sempat berbicara dengan Miftahul yang terlihat polos dan seperti tidak menyadari penyakit yang dideritanya, bahkan Pak Nas memangku Miftahul sembari menanyakan kondisi terkini tentang penyakit yang dideritanya kepada kedua orang tua Miftahul.
Di sela menjenguk Miftahul tersebut, Pak Nas turut menyalurkan bantuan sebesar Rp 35 juta, masing-masing Rp15 juta merupakan bantuan Pemkab Aceh Tengah dan Rp 20 juta lainnya sumbangan jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Aceh Tengah.
“Semoga bantuan ini dapat membantu biaya pengobatan Miftahul sesuai rencana yang disepakati keluarga,” ucap Pak Nas.
Dalam kunjungan singkatnya, sebelum pamitan Pak Nas juga berharap kepada keluarga untuk tetap sabar dan berdoa agar langkah-langkah pengobatan yang diambil untuk Miftahul mendapatkan kesembuhan.
Putri ke 2 pasangan ibu Mawaddah (24) dan bapak Irwandi Syahputra (25) ini sebelumnya pernah dirawat di RSU Datu Beru Takengon, klinik Sumatera Eye Center dan terakhir dirawat cukup lama di rumah sakit Adam Malik Medan.
“Karena keterbatasan fasilitas rumah sakit Adam Malik Medan, anak kami harus dirujuk ke rumah sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta,” ujar Irwandi.
Dikatakan Irwandi, pihak keluarga akan langsung memberangkatkan Miftahul ke Jakarta sore itu juga guna mendapatkan perawatan intensif setelah mendapat bantuan dari Pemkab Aceh Tengah.
“Terima kasih pak atas bantuan yang diberikan Pemkab Aceh Tengah dan jajaran pegawai,” ucap Irwandi ketika Pak Nas dan rombongon meninggalkan kediamannya di Kampung Bale Hakim.[](adv)




