ACEH UTARA – Jumlah korban meninggal dunia akibat banjir bandang dan tanah longsor yang menerjang Aceh Utara pada akhir November 2025 lalu, kini melonjak menjadi 270 orang. Data dirilis beberapa hari sebelumnya, jumlah korban meninggal 246 orang.

Data diperoleh portalsatu.com/, Senin, 26 Januari 2026, dari salah satu sumber di Pemkab Aceh Utara yang mengirimkan flyer Rekapitulasi Laporan Sementara Bencana Banjir dalam Kabupaten Aceh Utara per 23 Januari 2026, jumlah korban meninggal dunia sebanyak 246 orang, dan korban hilang 5 orang.

Flyer Rekapitulasi Laporan Sementara per 23 Januari 2026 yang diterbitkan Pusat Informasi Posko Bencana Banjir Aceh Utara itu juga masih tayang di halaman utama situs web Pemkab Aceh Utara hingga Senin, 26 Januari 2026, pukul 15.00 WIB.

Juru Bicara Pemkab Aceh Utara, Muntasir Ramli, dikonfirmasi pada Senin (26/1), mengatakan ahli waris korban meninggal akibat banjir yang sudah disantuni sebanyak 270 orang oleh Kementerian Sosial (Kemensos) RI.

Saat diminta data terkini korban meninggal dunia akibat banjir, Muntasir tidak merespons. Namun, dia membenarkan jumlah korban meninggal dari data beberapa hari sebelumnya 246 orang kini menjadi 270 orang.

Muntasir menyebut Mawardia (18 tahun), korban meninggal akibat banjir, warga Gampong Lhok Reudeup, Kecamatan Tanah Jambo Aye, yang jasadnya ditemukan oleh warga di sebuah kebun Gampong Biram Rayeuk, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Kamis, 22 Januari 2026, sudah masuk dalam lis pendataan.

Baca juga: Warga Tanah Jambo Aye Temukan Mayat Wanita Korban Banjir Bandang Aceh Utara

Mawardia masuk lis yang ditetapkan oleh Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, Nomor: 457.1/11/2026 tentang Penetapan Korban Meninggal Dunia Akibat Bencana Alam Banjir Aceh Utara.

“Almarhumah (Mawardia) berada di lis urutan 93. Santunan telah diserahkan langsung oleh Kemensos disaksikan Wakil Bupati Aceh Utara, Tarmizi Panyang, diterima oleh Mutia Zahara (adik kandung), dan ibu kandungnya, Nuraini,” kata Muntasir.

Diberitakan sebelumnya, Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, menyerahkan santunan untuk ahli waris 270 jiwa korban meninggal dunia akibat banjir bandang di Aceh Utara. Santunan berupa uang tunai Rp15 juta per-KK, dan bantuan sembako kepada ahli waris diserahkan secara simbolis, di Aula Kantor Bupati Aceh Utara, Landing, Kecamatan Lhoksukon, Sabtu, 24 Januari 2026.

Secara keseluruhan bantuan Kementerian Sosial tersebut senilai Rp4.050.000.000, diterima Wakil Bupati Aceh Utara, Tarmizi Panyang, untuk disalurkan kepada ahli waris korban meninggal dunia akibat banjir bandang.

“Sesuai arahan Presiden RI, bagi keluarga yang meninggal dunia akibat bencana yang diberikan kepada ahli waris sebesar Rp15 juta per-KK. Diharapkan ini dapat meringankan beban keluarga ditinggalkan,” kata Mensos Saifullah Yusuf kepada wartawan, di kantor Bupati Aceh Utara, Sabtu.

Baca: Mensos Serahkan Santunan untuk Ahli Waris Korban Meninggal Akibat Banjir Aceh Utara, Total Rp4 M Lebih.[]