Blangkejeren – Pupuk subsidi untuk wilayah Kabupaten Gayo Lues bertambah jumlahnya tahun 2021 ini dibandingkan tahun 2020. Namun, Harga Eceran Tertinggi (HET) ikut naik dari Rp 1.800 per kilogram untuk jenis urea menjadi Rp 2.250 per kilogram.
Said Bahtiar Kepala Dinas Pertanian Gayo Lues yang menghubunggi portalsatu.com/, Rabu, 24 Februari 2021, mengatakan dirinya tengah bersama Kabid PSP (Prasarana dan Sarana Pertanian) Munawir, SP.
“Kami bersama Kabid PSP mau berangkat ke Musrenbang, jadi mengenai jumlah pupuk subsidi tahun 2021 ini dan harganya, nanti jumpai Kasi Pupuk,” katanya.
Sementara Zulkarnaidi selaku Kasi Pupuk Bidang PSP Dinas Pertanian Gayo Lues, mengatakan, tahun 2021 ini jatah pupuk urea Gayo Lues berjumlah 1.500 ton dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 2.250 per kilogram atau Rp 112.500 per sak isi 50 kilogram, pupuk SP36 berjumlah 900 ton dengan harga Rp 2.400 per kilogram atau Rp 120 ribu per sak isi 50 kilogram, ZA 852 tTon dengan harga Rp 1.700 per kilogram atau Rp 85 ribu per sak isi 50 Kg, NPK Phoska 900 Ton dengan harga Rp 2.300 per kilogram atau Rp 115 ribu per sak isi 50 kilogram, pupuk organik 200 ton dengan harga Rp 800 per kilogram atau Rp 32 ribu per Sak isi 40 kilogram.
“Kalau tahun 2020, jumlah pupuk subsidi Gayo Lues jenis urea 1.487 Ton dengan harga Rp 1.800 per Kg, SP36 143 ton dengan harga Rp 2.000 per kilogram, pupuk ZA 142 ton dengan harga Rp 1.400 per kilogram, NPK Phoska 1.216 ton dengan harga Rp 2.300 per kilogram, dan pupuk organik 155 ton dengan harga Rp 500 per kilogram,” katanya merincikan penambahan kuota pupuk subsidi dan kenaikan harganya.
Besaran Harga Eceraran Tertinggi (HET) pupuk Subsidi Gayo Lues katanya sesuai dengan keputusan Kadis Pertanian Gayo Lues nomor: 521/0071/2021 tentang Alokasi dan harga eceran tertinggi pupuk bersubsidi untuk sektor pertanian dalam Kabupaten Gayo Lues tahun 2021.
Keputusan HET pupuk subsidi itu sudah disesuaikan dengan keputusan Kadis Pertanian dan Perkebunan Aceh nomor: 820/01/VI.I 2021, tanggal 04 Januari 2021, tentang alokasi dan harga eceran tertinggi pupuk bersubsidi untuk sektor pertanian di Aceh tahun 2021, yang menyebutkan bahwa dalam rangka meningkatkan dan mewujudkan ketahanan pangan/produksi pertanian di Kabupaten Gayo Lues, maka bantuan pupuk bersubsidi sangat dibutuhkan.
“Paling harga HET itu ditambah untuk biaya ongkos angkut, itu sesuai dengan Peraturan Bupati (perbup), tetapi saya pun belum melihat dan memegang Perbubnya, berapa besaran penambahan harga pupuk untuk ongkos angkutnya,” jelasnya.
Sementara menyangkut penyaluran pupuk subsidi menggunakan Kartu Tani, Zulkarnaidi, mengatakan saat ini baru 10 ribu lebih warga Gayo Lues yang sudah menerima kartu tani dari total jumlah Kepala Keluarga (KK), sedangkan sisanya masih belum dikirimkan Pusat Kartu Taninya.
“Jadi mengigat dan menimbang belum semua petani Gayo Lues menerima Kartu Tani, jadi sementara pembelianya belum menggunakan kartu, nanti kalau sudah semua dibagikan kartunya, maka pembelian pupuk subsidi dari kios menggunakan kartu tani,” ungkapnya.[]
Baca Juga: PT PIM Paparkan Alokasi Pupuk Subsidi Hingga CSR