SABANG – Gubernur Aceh Nova Iriansyah yang juga Ketua Dewan Kawasan Sabang (DKS) melantik Junaidi, S.T., S.H., M.T., sebagai Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Sabang (BPKS). Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Kepala BPKS dilaksanakan bersamaan dengan Direktur Utama PT Pembangunan Aceh (Pema) periode 2022-2027, Ali Mulyagusdin, di Meuligoe Gubernur Aceh, Senin, 4 Juli 2022, sore.
Sebelumnya, Junaidi merupakan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BPKS menggantikan Iskandar Zulakarnain yang mengundurkan diri beberapa bulan lalu.
Keputusan untuk melantik Junaidi setelah Gubernur Aceh sebagai Ketua DKS menggelar rapat tertutup dengan Ketua dan Anggota Dewan Pengawas (Dewas) BPKS. Keputusan ini diambil setelah pihak DKS melihat, memperhatikan kinerja Junaidi saat menjabat Pelaksana Tugas dinilai cakap dan mampu mengelola BPKS.
Pada acara pelantikan itu, Gubernur Aceh Nova Iriansyah menyampaikan bahwa keberadaan BPKS sangat penting dalam pengembangan dan pertumbuhan perekonomian Aceh. Gubernur meminta BPKS mengembangkan sektor-sektor potensial lainnya seperti kepelabuhan dan kepariwisataan.
“Hal yang perlu dikembangkan oleh Kepala BPKS yang baru beserta jajarannya ke depan adalah pengelolaan Pelabuhan Bebas Sabang yang lebih baik, mengikuti tren kemajuan zaman, termasuk mengembangkan sektor pariwisata di kawasan Sabang dengan memanfaatkan potensi keberadaan pelabuhan bebas,” kata Nova.
Nova juga meminta BPKS mampu membangun koordinasi yang baik dengan berbagai stakeholder terkait, khususnya Wali Kota Sabang dan Bupati Aceh Besar selaku Anggota Dewan Kawasan Sabang (DKS).
“Kita tentunya berharap semua fasilitas yang sudah dibangun BPKS dapat bermanfaat dan digunakan oleh masyarakat, serta sertifikasi dari aset-aset tersebut agar segera diselesaikan,” ujar Gubernur.
Acara pelantikan tersebut turut dihadiri Sekda Aceh Taqwallah, Asisten Administrasi Umum Iskandar, Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral Mahdi Nur, Kepala Dinas PMPTSP Marthunis, Sekretaris DKS Makmur Ibrahim, Anggota Dewan Pengawas BPKS, Direktur PT Pema lama Zubir Sahim, dan sejumlah Kepala SKPA lainnya.[](ril)




