LHOKSEUMAWE – Kabel optik milik Perusahaan Listrik Negara (PLN) di gardu distribusi MD 55, Desa Paloh Meuria, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe dicuri, Senin, 20 Februari 2017 sekitar pukul 00.05 WIB. Akibatnya, seratusan pelanggan di kawasan itu tak dapat suplai listrik hingga saat ini.

Kepala Humas PLN cabang area Kota Lhokseumawe, Ali Basyah mengatakan, sesuai laporan dan pemeriksaan di lokasi memang telah terjadi pencurian 2 jurusan kabel optik di Gardu Distribusi MD 55 Desa Paloh Meria.

“Awalnya dilaporkan oleh pelanggan bahwa di kawasan itu listriknya padam. Kita lakukan pengecekan dan ternyata kabel optiknya dicuri,” kata Ali Basyah kepada portalsatu.com, Senin, 20 Februari 2017.

Ali menjelaskan, modus pencurian itu dengan membuka paksa pintu gardu dan mencabut semua puse (sekring) lalu membuka jamperan optik kabel di box  PTR dan kemudian memotong optik kabel di bawah sisi jamperan.

“Pelanggan yang padam diperkirakan 120 pelanggan. Kejadian tersebut  telah kami laporkan ke Polsek Muara Satu dan perbaikan secepatnya setelah selesai diperiksa/investigasi oleh pihak kepolisian. Kerugian materil Rp10 juta dan gangguan atau padamnya listrik untuk pelanggan,” sebut Ali Basyah.[]