Senin, Juli 22, 2024

Tokoh Masyarakat Kota Sigli...

SIGLI - Para tokoh masyarakat dari 15 gampong dalam Kecamatan Kota Sigli menyatakan...

Tim Polres Aceh Utara...

LHOKSUKON – Kapolres Aceh Utara AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K., bersama jajarannya...

Pasar Malam di Tanah...

SIGLI - Kegiatan hiburan Pasar Malam yang digelar di tanah wakaf Tgk. Dianjong,...

Tutup Dashat, Kepala DPMPPKB...

ACEH UTARA – Kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) yang dilaksanakan secara serentak...
BerandaKabid dan Tenaga...

Kabid dan Tenaga Honorer BPBD Ini Jadi Tersangka

MEUREUDU – Penyidik Polres Pidie menetapkan dua tersangka kasus dugaan penggelapan beras bantuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie Jaya sebanyak 4,5 ton. Kedua tersangka adalah Kabid Darurat dan Logistik BPBD Pidie Jaya (Pijay) berinisial MI (45), dan tenaga honorer di BPBD setempat HBN (31), penjual beras bantuan kepada kilang padi di Simpang Mamplam, Bireuen.

Kasat Reskrim Polres Pidie, AKP Mahliadi, Kamis, 29 Maret 2018, mengatakan, setelah mendalami kasus dugaan penggelapan beras itu sejak Januari lalu, pihaknya kini menetapkan dua tersangka. “Kita tidak lakukan penahanan terhadap tersangka karena selama ini keduanya sangat kooperatif,” katanya.

Dia menyebutkan, kedua tersangka dijerat pasal 78 jo 65 UU Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, jo pasal 55, 56 dan 53 KUHP. “Kedua tersangka bertindak tidak sesuai dengan ketentuan atau mekanisme Peraturan Kepala (Perka) BNPB Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pedoman Bantuan Logistik, dan Perka BNPB Nomor 19 Tahun 2010 tentang Pedoman Penghapusan Logistik dan Peralatan,” ujar Mahliadi.

Untuk diketahui, pihak Polsek Meureudu, Sabtu, 9 Januari 2018, mengamankan 331 sak beras ukuran 15 kilogram bantuan bencana alam dari BPBD Pijay yang hendak dijual ke luar daerah. Saat itu, polisi juga mengamankan satu mobil truk BL 8945 Z.[]

Baca juga: