ACEH UTARA – Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Aceh Utara mendukung kehadiran Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe dan siap bekerja sama demi memudahkan para pengusaha lokal di Aceh Utara.

Ketua Kadin Aceh Utara, T. Muhibuddin Ilyas, S.T., meminta kepada para pengusaha di Aceh Utara untuk bersatu di bawah naungan Kadin Aceh Utara. Dia pun berharap perusahaan-perusahaan provit di Aceh Utara dan Lhokseumawe untuk mengutamakan pengusaha lokal dalam setiap pelelangan pengadaan barang dan jasa.

“Berkenaan dengan kegiatan perdagangan, kita juga menginginkan Pelabuhan Krueng Geukueh untuk kembali dapat melakukan ekspor dan impor, mengingat Pelabuhan Samudera Pasai Internasional itu sudah cukup bagus dan lengkap dengan fasilitas bongkar muat,” kata Muhibuddin akrab disapa Markos dalam keterangannya diterima portalsatu.com/, Sabtu, 12 Januari 2019.

Muhibuddin menyebutkan, Kadin Aceh Utara siap bekerja sama dengan beberapa instansi terkait di pelabuhan tersebut. Diharapkan jangan ada lagi pihak yang bermain di pelabuhan dimaksud, karena ini merupakan marwah masyarakat Aceh Utara. Pihaknya juga akan bermusyawarah dengan Muspida demi memuluskan segala urusan terkait perdagangan agar para pengusaha tidak lagi mengeluh terkait perizinan.

“Kita sudah sangat siap untuk memajukan Pelabuhan Krueng Geukueh melalui kegiatan ekspor dan impor, hal ini demi menunjang ekonomi masyarakat Aceh Utara dan Aceh pada umumnya,” ungkap Muhibuddin.

Muhibuddin mengharapkan kepada pemerintah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh Utara untuk transparan tentang jenis-jenis barang yang bisa dilakukan ekspor-impor melalui pelabuhan tersebut, agar pengusaha tahu mana yang bebas ekspor-impor.[](rilis)