BLANGKEJEREN – Kafe dan lokasi wisata di Kabupaten Gayo Lues tidak akan ditutup Pemerintah Daerah setempat meskipun pasien positif Covid-19 terus mengalami peningkatan. Kafe dan tempat wisata hanya akan diperketat penerapan Protokol Kesehatan (Prokes).
Pernyataan itu disampaikan Bupati Gayo Lues H. Muhammad Amru didampingi Kapolres, Dandim 0113/GL, Kadis Infokom dan Kadis Kesehatan di Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Blangkejeren, Selasa, 11 Mei 2021. Amru menyebut seluruh elemen masyarakat digerakkan untuk berkampanye untuk mematuhi Prokes.
Kampanye dimaksud seperti menjaga jarak, sering mencuci tangan, dan memakai masker. “Kemudian kafe-kafe kita awasi, dan sementara ini belum ada penutupan. Tetapi kita hanya akan memberikan pengawasan,” kata Amru saat ditanya apakah menjelang Hari Raya Idulfitri ini seluruh kafe dan tempat wisata akan ditutup atau tidak mengingat pasien positif covid terus bertambah.
Amru menjelaskan jika ada pengunjung kafe atau tempat wisata yang melanggar Prokes, yang ditindak bukan lagi masyarakatnya. Tetapi penindakan akan dilakukan kepada pemilik kafe atau tempat wisata.
“Tidak menutup kemungkinan juga akan ditutup jika situasi dan kondisinya tidak memungkinkan, atau pembatasan waktu dibuka. Ini pengawasanya akan ditingkatkan,” jelasnya.
Penutupan total kafe dan tempat wisata baru dilakukan Pemda Gayo Lues jika lonjakan pasien positif covid memang tidak terbendung. Namun selama masyarakat mengikuti Prokes, pasien positif covid diharapkan bisa terus berkurang atau menghilang dari Gayo Lues.[](Irm)



