spot_img
spot_img
BerandaBerita Gayo LuesKajari Gayo Lues Dampingi Pj Bupati Serahkan 15 Sertifikat Tanah Wakaf

Kajari Gayo Lues Dampingi Pj Bupati Serahkan 15 Sertifikat Tanah Wakaf

Populer

BLANGKEJEREN – Kepala Kejaksaan Negeri Gayo Lues bersama Pj Bupati Gayo Lues dan unsur Forkopimda menyerahkan 15 Sertipikat Tanah Wakaf pada Sembilan desa di Kecamatan Terangun, penyerahan sertifikat tanah wakaf Masjid, Kuburan dan TPA itu berlangsung di Aula kantor Kejaksaan, Selasa, 5 September 2023.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gayo Lues, H. Akly, S.Ag., M.H., mengatakan MoU pada Februari 2023 lalu sudah membuahkan hasil dibulan September ini, dan sebanyak 15 sertifikat dari 53 sertifikat yang sudah di ajukan oleh Kemenag Gayo Lues sudah bisa disalurkan.

“Program sertifikasi tanah wakaf ini bertujuan menghindari agar tanah wakaf tersebut tidak di ambil alih oleh orang lain, dan kegunaannya masih sesuai dengan tujuan awal tanah wakaf tersebut. Saat ini ada 300 lebih tanah wakaf di Gayo Lues sehingga kita harus mengamankan tanah wakaf tersebut dengan program sertifikasi ini.,” katanya.

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Gayo Lues, Edi Pranata, SST., mengatakan pembuatan sertifikat tanah wakaf ini merupakan agenda dari presiden RI tahun 2025, yang isinya semua tanah harus besertifikat termasuk tanah wakaf untuk menghindari sengketa.

“53 berkas yang sudah diserahkan ke BPN baru 15 yang bisa kita selesaikan karena selebihnya itu masih kekurangan berkas, dan sudah kami sampaikan kepada Kemenag untuk di lengkapi. Dan sertifikat tanah wakaf ini kita masukkan ke program PTSL.,” katanya.

Untuk tahun ini, 188 sertifikat sudah diselesaikan pada program PTSL, dan bagi desa-desa yang masuk ke PTSL agar segera mengurus sertifikat tanah wakaf, dan sertifikat tanah wakaf ini juga akan dimasukan ke program lain.

Kepala Kejaksaan Negeri Gayo Lues, Ismail Fahmi, S.H., mengatakan kegiatan hari ini merupakan tindak lanjut dari perjanjian kerjasama (MoU) antara kantor Pertanahan Kabupaten Gayo Lues dengan Kejaksaan Negeri Gayo Lues dan kantor Kementerian Agama Kabupaten Gayo Lues tentang koordinasi dan kerja sama pelaksanaan tugas dan fungsi dalam rangka sertifikasi dan pengamanan tanah wakaf yang di laksanakan pada tanggal 01 Februari 2023 di hotel Hermes, Banda Aceh.

“Maksud dari perjanjian kerja sama tersebut adalah sebagai landasan bagi para pihak untuk melakukan koordinasi dan kerja sama pelaksanaan tugas dan fungsi dalam rangka sertifikasi dan pengamanan tanah wakaf, dan memiliki tujuan untuk mengoptimalkan pelaksanaan koordinasi dan kerja sama pelaksanaan tugas dan fungsi dalam rangka sertifikasi dan pengamanan tanah wakaf. Ruang lingkup perjanjian kerja sama tersebut meliputi, pemberian dukungan data dan atau informasi, percepatan sertifikasi tanah wakaf dan pemberian bantuan hukum, pertimbangan hukum dan tindakan hukum lain di bidang perdata dan tata usaha negara,” katanya.

Sertifikat tanah wakaf Kabupaten Gayo Lues Tahun 2023 itu berjumlah 15 sertifikat untuk Sembilan desa, diantaranya desa Persada Tongra, desa Rumpi, desa Jabo, desa Bukut, desa Berhut, desa sSoyo, desa Telege Jernih, desa Rime Raya dan desa Padang yang kesemuanya Kecamatan Terangun.

“Kegiatan ini berawal saat kunjungan kerja Kajati Aceh ke Kejari Pidie Jaya, di mana di Pidie Jaya sudah ada kegiatan penyerahan sebanyak 30 sertifikat tanah wakaf kepada masyarakat yang bekerja sama dengan kantor Kementerian Agama dan kantor Pertanahan setempat, oleh karena itu Kajati aceh berinisiatif untuk melakukan pertemuan dengan kepala Kantor wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Aceh dan juga kepala Kantor wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh. Yang kemudian di kumpulkanlah Kejaksaan Negeri, kantor Pertanahan dan kantor kementerian Agama se Provinsi Aceh pada tanggal 01 Februari 2023 untuk melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama guna percepatan sertifikasi dan pengamanan tanah wakaf di seluruh Provinsi Aceh, Dan kegiatan hari ini merupakan tindaklanjut dari perjanjian kerjasama tersebut,” ujarnya.

PJ. Bupati Gayo Lues, Drs.H. Alhudri, M.M., menggucapkan apresiasi kepada semua pihak atas penyerahan sertifikat tanah wakaf tersebut.

“Hal demikian bisa diwujud karena adanya kerja sama yang baik dan sinergi antara Kantor Pertanahan Kabupaten Gayo Lues dan Kejaksanan Negeri Gayo Lues serta Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gayo Lues, dengan penyerahan sertifikat tanah wakaf ini, maka sudah tentu dokumen resmi tanah wakaf akan menjadi jelas, dan akan sangat membantu dalam penataan dan pengembangan serta pemanfaatan aset tanah tersebut, sehingga aset tanah tersebut menjadi lebih berdaya guna.,” katanya.

Ia juga mengapresiasi penandatanganan MoU/perjanjian kerja sama antara Kantor Pertanahan Kabupaten Gayo Lues dan Kejaksaan Negeri Gayo Lues dengan Kantor Kemenag Kabupaten Gayo Lues tentang koordinasi dan kerjasama pelaksanaan tugas dan fungsi dalam rangka sertifikasi dan pengamanan tanah wakaf di Kabupaten Gayo Lues.

“Hal ini sangat dibutuhkan, mengingat tanah wakaf di Gayo Lues ini jumlahnya cukup signifikan dan dikelola oleh para nadzir yang memang sangat layak untuk menerima amanat itu, namun masih banyak tanah wakaf itu berhenti baru sampai pada ikrar wakaf sehingga para muwakif dan nadzir baru menerima Akta Ikrar Wakaf (AIW) saja belum sampai pada sertifikat tanah wakaf.,” ujarnya.

Pj Bupati berharap, dengan adanya kesepakatan yang tertuang dalam MoU ini, semua pihak yang terikat dengan perjanjian dapat melakukan langkah nyata dalam memudahkan dan mempercepat proses sertifikasi tanah wakaf, sehingga program percepatan sertifikasi tanah wakaf berjalan dengan baik, dan dibarengi dengan adanya kepastian hukum kepada masyarakat terkait kepemilikan tanah wakaf di Kabupaten Gayo Lues.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terkait

Berita lainya