SUBULUSSALAM – Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Hamzah Fansuri (STIT HAFAS) Kota Subulussalam, melepas sebanyak 71 orang mahasiswa yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Rabu, 15 Pebruari 2023

Pelepasan Mahasiswa Kukerta tersebut langsung dipimpin oleh Ketua STIT HAFAS Kota Subulussalam, Safnial, S.E., M.M mengatakan pelaksanaan Kukerta tersebut akan menjalankan misi mulia yakni pengabdian masyarakat yang merupakan salah satu tugas yang wajib dilaksanakan mahasiswa sebelum menyelesaikan studinya di kampus.

“Program Kukerta ini wajib dijalankan oleh mahasiswa dan mereka akan didampingi oleh dosennya, agar kegiatannya bisa terarah dan bermanfaat,” kata Safnial yang didampingi oleh Andong Maha, S.P., M.A.P selaku Wakil ketua STIT HAFAS Kota Subulussalam.

Sekretaris Panitia Kukerta, Achmad Agung, menjelaskan, mahasiswa yang melakukan pengabdian masyarakat tersebut terdiri dari dua jurusan yakni Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) sebanyak 32 mahasiswa dan Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) sebanyak 39 mahasiswa.

Kukerta dilaksanakan di Kecamatan Sultan Daulat berada di Kampong Jambi Baru. Selanjutnya Kecamatan Rundeng di Desa Pasar Rundeng, Longkib di Desa Darul Aman dan Simpang Kiri di Kampong Mukti Makmur serta di Desa Lae Ikan Kecamatan Penanggalan.

Pelaksanaan Kukerta ini berlangsung selama 45 hari, berbagai macam program dan kerja nyata akan mereka lakukan di sana, mulai dari pengabdian dalam bidang pendidikan, sosial kemasyarakatan, budaya dan kegiatan lainnya.

Sementara itu, Ketua LPPM STIT HAFAS Kota Subulussalam, Baginda, S.H., M.M mengatakan, sebelum pelaksanaan Kukerta ini, para mahasiswa sudah dipersiapkan dari kampus, dengan tujuan agar mereka lebih mudah dalam beradaptasi dengan masyarakat di lapangan.

Bukan hanya itu, lanjut Baginda, pihaknya dari LPPM juga sudah melakukan pembekalan dan pelatihan bagi mahasiswa dengan mendatangkan narasumber dan pembicara yang handal baik dari internal kampus maupun dari pihak eksternal.

“Kita dari LPPM, sudah melakukan training dan pembekalan bagi mahasiswa yang melaksanakan kuliah kerja nyata di lapangan itu,” kata Baginda yang merupakan kandidat Doctor dalam bidang pendidikan ini.

Setelah mahasiswa melakukan Kukerta kata Baginda, mahasiswa tersebut akan membuat laporan secara individu dan kelompok, sehingga nantinya, semua yang mereka lakukan di lapangan akan dipersentasikan di hadapan dewan penguji yang ada di dalam institusi LPPM STIT HAFAS Kota Subulussalam.[]