LHOKSEUMAWE – Kapal layar (yacht) berbendera Thailand yang menurut Peter Jeremy David asal London, Inggris, miliknya saat ini masih dalam proses verifikasi dokumen oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI. Sehingga kapal itu belum dapat diambil Peter dan kini di bawah pengawasan ketat KPLP Lhokseumawe, disandarkan di Pelabuhan Krueng Geukueh, Aceh Utara.
Sebelumnya yacht tersebut sempat terombang-ambing di perairan ditemukan nelayan asal Gampong Pante Gurah, Kecamatan Muara Batu, Sabtu, 11 Januari lalu.
Pengawas Keselamatan Kapal Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) melalui Koordinator Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Lhokseumawe, Yusriadi, mengatakan, sampai saat ini kapal layar itu masih dilakukan verifikasi dokumen oleh Kemenhub RI. Dokumen kapal tersebut sudah diketahui pihaknya ke Direktorat Perkapalan dan Kepelautan Kemenhub di Jakarta.
“Kita sedang tunggu hasilnya. Untuk sekarang ini yacht itu masih di bawah pengawasan kita, mudah-mudahan prosesnya tidak lama,” kata Yusriadi dikonfirmasi portalsatu.com, Rabu, 22 Januari 2020.
Menurut Yusriadi, kru kapal itu pun sejauh ini belum tiba di Pelabuhan Krueng Geukueh untuk mengecek yacht tersebut. Sebagaimana disampaikan Peter beberapa hari lalu, nantinya dia akan kembali ke Aceh Utara bersama kru kapal itu.
“Pada Sabtu, 18 Januari 2020 lalu, Peter sudah melakukan pengecekan kapal secara detail, dia sudah mencatat apa saja yang harus dilengkapi untuk dibawa saat balik ke sini (Aceh Utara) nanti,” ujar Yusriadi.[]
Lihat pula: Pemilik Kapal Layar Berbendera Thailand Tiba di Krueng Geukueh, Ini Kata Pria Inggris



