MEDAN – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menginformasikan hingga pukul 18.00 WIB tim gabungan baru berhasil menyelamatkan tiga orang penumpang kapal KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba Parapat. Artinya, sebanyak 77 penumpang masih dinyatakan hilang.

“Korban lainnya belum ditemukan karena posisi jarak cukup jauh dari lintasan Kapal Feri dan cuaca tidak memungkinkan,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, Senin (18/6).

Dia mengatakan, saat ini korban yang selamat telah dibawa ke Puskesmas Sipintuangin. Adapun untuk korban lainnya masih dalam pencarian Tim Gabungan Basarnas, Marinir, dan Polri.

Sebelumnya, pada 18 Juni 2018, pukul 17.30, Kapal KM Sinar Bangun tenggelam diperairan Danau Toba Prapat diperkirakan akibat cuaca buruk. Kapal itu membawa penumpang wisata sekitar 80 orang tujuan dari Pelabuhan Simanindo Kabupaten Samosir menuju Tigaras Parapat, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut).

Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP Mangantar P. Nainggolan. membenarkan kejadian tersebut. KM Sinar Bangun dilaporkan tenggelam saat berlayar dari Pelabuhan Simanindo, Samosir, menuju Tigaras, Simalungun, sekitar pukul 17.30 WIB. “Ya, informasinya seperti itu,” kata Mangantar, Senin malam.

Mangantar mengatakan, saat ini, pencarian dilakukan tim gabungan Basarnas, Marinir dan Polri. Sejumlah orang dilaporkan berhasil diselamatkan oleh Kapal Feri yang melintas dan dibawa ke Puskesmasmas Sipintuangin.[] Sumber: republika.co.id