BLANGKEJEREN – Anggota Polri yang dipimpin Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo, Kasat Reskrim dan anggota lainnya terus menyalurkan logistik ke desa-desa terisolir pascabanjir dan tanah longsor. Mereka khawatir akan ada pengungsi yang kelaparan karena belum mendapatkan bantuan logistik.

Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo, Selasa, 2 Desember 2025, di Posko Banjir Gayo Lues, mengatakan hari ini timnya akan fokus mengantar bantuan ke daerah terisolir.

“Hari ini, kita akan mengantarkan logistik ke Desa Seneren, Desa Tetinggi, dan Desa Remukut Kecamatan Pantan Cuaca. Karena ketiga desa ini masih terisolir,” kata Kapolres sesaat sebelum berangkat.

Menurut Kapolres, logistik kali ini hanya bisa diantar menggunakan sepeda motor trail. Sebab, banyak jalan menuju desa tersebut putus total dan tidak bisa dilalui kendaraan roda dua biasa maupun kendaraan roda empat.

“Jalur yang akan kami lalui ini sangat ekstrem, sehingga anggota hanya bisa membawa logistik dan keperluan pengungsi di belakang sepeda motor,” ujarnya.

Sejak terjadi banjir bandang dan tanah longsor, anggota Polres Gayo Lues sudah banyak menerobos jalur ekstrem untuk sampai ke tenda pengungsian. Bantuan anggota Polri itu sangat membantu pengungsi mendapatkan sembako.[]