BLANGKJEREN – Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo kembali menunjukkan komitmennya dalam memastikan pemulihan pascabanjir bandang di Kabupaten Gayo Lues berjalan cepat dan tepat sasaran. Kali ini, ia berhasil menerobos jalan tertimbun longsor di Kecamatan Putri Betung yang sempat terisolir.
Kecamatan Putri Betung merupakan daerah terdampak paling parah, dengan jumlah penduduk mencapai 3.000 KK yang sangat bergantung pada pemulihan akses jalan untuk distribusi logistik, layanan kesehatan, dan aktivitas ekonomi warga.
Meski medan sulit dan sebagian jalan masih tertutup material, Kapolres Hyrowo bersama personel Polres Gayo Lues tetap melanjutkan perjalanan untuk memastikan kondisi masyarakat serta progres penanganan di lapangan.
Tidak hanya sampai di wilayah Putri Betung, Kapolres Gayo Lues juga melanjutkan pengecekan hingga perbatasan Kabupaten Aceh Tenggara, dan bertemu langsung dengan Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri.
Kedua perwira tinggi tersebut meninjau kondisi akses jalan yang menghubungkan dua kabupaten, khususnya yang menjadi jalur vital bagi kebutuhan masyarakat di kedua daerah.

[Kapolres saat tiba di Perbatasan Gayo Lues-Aceh Tenggara bersama personelnya. Foto: Istimewa]
Dalam keterangannya, Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo, menjelaskan pembukaan akses jalan merupakan prioritas utama karena menyangkut keselamatan dan kebutuhan dasar masyarakat. Dia menegaskan Polri bersama instansi terkait terus berupaya mempercepat normalisasi jalur dan memastikan distribusi bantuan tidak terhambat.
“Kami memastikan seluruh akses yang menghubungkan desa, kecamatan, hingga antarkabupaten dapat kembali digunakan oleh masyarakat. Ini penting untuk kelancaran distribusi bantuan, evakuasi, dan aktivitas sehari-hari warga. Kami juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan Polres Aceh Tenggara untuk percepatan penanganan,” katanya.
Kapolres menyampaikan apresiasi kepada para personel yang tetap bertugas meski kondisi medan berat. Ia berharap seluruh pihak terus bersinergi agar proses pemulihan dapat berjalan optimal dan masyarakat segera kembali beraktivitas seperti sediakala.[]





