Jumat, Juli 26, 2024

Warga Lhoksukon Dihebohkan Penemuan...

LHOKSUKON - Masyarakat Gampong Manyang, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, dihebohkan penemuan mayat laki-laki...

Capella Honda Gandeng Jurnalis...

BANDA ACEH - Dalam rangka kampanye Sinergi Bagi Negeri, PT Astra Honda Motor...

Kejari Gayo Lues Eksekusi...

BLANGKEJEREN - Kejaksaan Negeri Kabupaten Gayo Lues kembali mengeksekusi uqubat cambuk terhadap delapan...

Pj Bupati Gayo Lues...

 BLANGKEJEREN - Askab PSSI Kabupaten Gayo Lues mulai mengelar pertandingan sepak bola Antar...
BerandaBerita AcehKapolsek Baru Bongkar...

Kapolsek Baru Bongkar Sabu 621,38 Gram Dalam Koper di Dewantara

LHOKSEUMAWE – Kapolsek Dewantara Ipda Fadhulillah bersama anggotanya berhasil menangkap pemuda berinisial MM (23) dan menyita sabu 621,38 gram di jalan Dusun Calok Giri, Desa Paloh Igeuh, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, Jumat, 21 Juni 2024, pukul 12.45 WIB.

MM warga Dusun Madat, Desa Paloh Lada, Kecamatan Dewantara. “Penangkapan dilakukan setelah adanya kecurigaan kita atas pergerakan terduga pelaku saat melintas dan menghindar dari tim patroli di kawasan tersebut,” kata Fadhullilah yang baru sehari menjabat Kapolsek Dewantara wilayah hukum Polres Lhokseumawe.

Fadhullilah menjelaskan ketika dikejar dan diberhentikan petugas patroli, MM melarikan diri melompat dari sepeda motor bersama koper yang dibawanya. Namun, MM berhasil diamankan setelah dilakukan pengejaran oleh petugas. Sementara pengendara sepeda motor itu melarikan diri.

Hasil pemeriksaan, kata Fadhullilah, pihaknya berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk 621,38 gram sabu yang disembunyikan dalam tiga bungkus plastik transparan besar di dalam koper warna hitam. Polisi juga menyita satu ponsel android dan uang tunai Rp350 ribu dari MM.

“Hasil interogasi, terduga pelaku mengakui sabu tersebut dimaksudkan untuk dibawa ke Jakarta dengan imbalan uang Rp50 juta setelah barang sampai kepada penerima,” ungkap Fadhlullillah.

Fadhlullillah menyebut kasus ini masih dalam pengembangan dan proses hukum lebih lanjut. MM dijerat Pasal 114 ayat (2), juncto Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman 20 tahun penjara.

Ipda Fadhullilah sebelumnya menjabat Kapolsek Kuta Makmur, Aceh Utara, dimutasi menjadi Kapolsek Dewantara menggantikan Iptu Adi Wirayudha Pratama yang menjadi Bhyangkara Operasional Bidang Wassidik Ditreskrimsus Polda Aceh dalam rangka pendidikan di PTIK. Serah terima jabatan bersamaan dengan sejumlah Kapolsek lainnya dilakukan di halaman Polres Lhokseumawe, Kamis (20/6).[](ril)

Baca juga: