MEULABOH – Koordinator Pusat Pengandalian dan Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat, Mashuri menegaskan kebakaran hutan dan lahan yang melanda Kecamatan Meureubo, Bubon dan Johan Pahlawan, hanya bisa dipadamkan dengan hujan buatan.

“Jika melihat luas lahan yang terbakar ini, sulit rasanya bisa dipadamkan secara manual. Paling tidak dengan hujan buatan, itu baru bisa maksimal,” kata Mashuri di Meulaboh, 3 Agustus 2019.

Menurutnya, karena peralatan yang tersedia dan terbatasnya personel untuk melakukan pemadaman lahan di daerah itu, pihaknya berharap BPBA atau BNPB memberikan bantuan penanggulangan agar sebaran titik api dapat segera berhenti.

Pihaknya mengakui saat ini luas lahan terbakar di Aceh Barat mencapai 33 hektare lebih dan sebanyak 35 persen di antaranya sudah bisa dipadamkan. Namun, meski sudah berhasil diatasi, banyak lokasi bekas kebakaran lahan yang muncul kembali titik api sehingga harus dilakukan pemadaman secara berulang oleh petugas.

“Kemungkinan dengan hujan buatan, kami prediksikan kebakaran hutan dan lahan di Aceh Barat dapat diatasi,” kata Mashuri.

Pihaknya mengakui faktor musim kemarau menjadi pemicu utama terjadinya kebakaran lahan gambut di daerah tersebut dan musibah ini sudah terjadi sejak tanggal 1 Juli 2019 hingga saat ini, ucapnya.

Reporter: Teuku Dedi Iskandar.[]Sumberantaranews.com