MUGLA, Turki – Kastil Bodrum yang terletak di barat daya Turki adalah pintu gerbang ke sejarah dan museum arkeologi bawah laut yang unik.

Kastil yang juga dikenal sebagai kastil Kesatria Ordo Santo Yohanes telah masuk daftar warisan dunia UNESCO sejak tahun 2016.

“Kastil itu memiliki lima menara. Para kesatria dari berbagai negara – Inggris, Perancis, Italia, Jerman, dan Spanyol – tinggal di masing-masing menara,” kata Tayfun Selcuk, Direktur Museum Arkeologi Bawah Air kepada Anadolu Agency.

Selcuk mengatakan kastil tersebut dulunya berfungsi sebagai pangkalan militer, yang kemudian beralih fungsi menjadi penjara selama beberapa dekade sebelum Perang Dunia I.

Kastil yang berusia hampir 500 tahun itu diharapkan dapat segera masuk ke Daftar Situs Warisan Dunia UNESCO secara permanen.

Menurut UNESCO, Kastil Bodrum yang terletak di semenanjung berbatu di antara dua pelabuhan, telah menjadi rumah bagi Museum Arkeologi Bawah Air – salah satu museum arkeologi paling penting di dunia – selama lebih dari setengah abad.

Pada tahun 1955, museum tersebut memenangkan penghargaan bergengsi European Museum of the Year, dan menarik sekitar 30.000 turis domestik maupun mancanegara setiap tahunnya. 

Museum itu juga menampilkan pameran kapal karam tertua di dunia yang ditemukan pada tahun 1982 di Uluburun, di dekat Antalya.[]Sumber:anadolu agency