Minggu, Juni 23, 2024

Jelang Pilkada Subulussalam, Fajri...

SUBULUSSALAM - Komunikasi elit partai politik jelang Pilkada Subulussalam mulai terlihat intens. Terbaru,...

Jemaah Haji Aceh Dipulangkan...

BANDA ACEH – Jemaah Haji Debarkasi Aceh (BTJ) akan dipulangkan dari Arab Saudi...

Kapolsek Baru Bongkar Sabu...

LHOKSEUMAWE - Kapolsek Dewantara Ipda Fadhulillah bersama anggotanya berhasil menangkap pemuda berinisial MM...

Pilkada Subulussalam: Resmi Daftar...

SUBULUSSALAM - Bakal Calon Wali Kota Subulussalam, Fajri Munthe menyerahkan berkas pendaftaran sebagai...
BerandaNewsKasus Pembunuhan Keluarga...

Kasus Pembunuhan Keluarga Keturunan Tionghoa di Gampong Mulia Murni Kriminal

BANDA ACEH – Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Misbahul Munawar, mengatakan kasus pembunuhan terhadap satu keluarga keturunan Tionghoa di kawasan Gampong Mulia, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, murni kriminal. Pernyataan ini sekaligus membantah kabar yang mengaitkan kasus pembunuhan itu karena konflik etnis.

“Kita sangat menyayangkan bahwa kasus pembunuhan itu dikatakan ada kaitannya dengan masalah etnis. Ini hanya kejadian pembunuhan (kriminal) biasa,” ungkap Kombes Pol Misbahul dalam konferensi pers di Kantor PWI Aceh, Rabu, 10 Januari 2018.

Pihak kepolisian juga menyayangkan adanya beberapa informasi, yang mengatakan kasus tersebut dikarenakan adanya unsur SARA.

“Padahal selama saya lahir dan besar di Aceh, daerah ini tidak pernah terjadi masalah etnis atau SARA. Karena di Aceh tidak pernah terjadi hal seperti itu,” ujarnya.

Hingga kini polisi terus melakukan penyidikan terhadap barang bukti dan para saksi dalam kasus yang merenggut nyawa Asun dan keluarganya itu.

“Kalau untuk barang bukti, itu masih dijadikan dasar dalam proses penyidikan ini. Itu masih dibawa oleh tim untuk diproses,” kata Kabid Humas Polda Aceh.

Di sisi lain, polisi sedikit kesulitan mengungkap kasus pembunuhan ini karena belum menemukan saksi kunci pembunuhan tiga warga Gampong Mulia, Banda Aceh tersebut.

“Saksi yang memberikan keterangan ini kan, saksi yang bertempat tinggal di seputaran rumah itu. Jadi bukan saksi yang melihat kejadian pembunuhan tersebut,” katanya lagi.

Polisi juga tidak bisa menduga-duga untuk menetapkan pelaku pada kasus kriminal. Meskipun tim bisa saja menduga siapa saja yang terlibat dalam proses penyelidikan.

“Tim sudah bekerja untuk mengungkap kasus ini. Meningkatkan tidaknya kejadian ini, baru diketahui setelah terungkap. Apa yang menjadi modus, apa yang melatarbelakangi kejadian, dan sebagainya.

Mudah-mudahan ini cepat terungkap,” katanya lagi.[]

Baca juga: