BerandaBerita Banda AcehKasus Proyek Jembatan Kuala Gieging, 1 Tersangka Ditahan di Rutan, 4 Tahanan...

Kasus Proyek Jembatan Kuala Gieging, 1 Tersangka Ditahan di Rutan, 4 Tahanan Kota

Populer

BANDA ACEH – Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati Aceh menyerahkan penanganan tersangka dan barang bukti (penyerahan tahap II) kasus dugaan korupsi proyek Jembatan Kuala Gieging Kecamatan Simpang Tiga Kabupaten Pidie kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU), Kamis, 12 Mei 2022. Hasil penghitungan kerugian keuangan negara oleh BPKP Perwakilan Aceh, kasus proyek tahun anggaran 2018 itu merugikan keuangan negara Rp1,6 miliar.

“JPU sebelumnya telah melakukan penelitian terhadap berkas kasus tersebut dan menyatakan lengkap dan layak untuk diajukan ke persidangan dengan menerbitkan P.21 tanggal 9 Mei 2022,” kata Plt. Kasi Penkum Kejati Aceh, Ali Rasab Lubis, S.H., dalam keterangannya, Jumat (13/5).

Dalam kasus itu telah ditetapkan lima tersangka berinisial Faj selaku Pengguna Anggaran (PA), JF (Kuasa Pengguna Anggaran/KPA), Kur (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan/PPTK), Sai (Pelaksana), dan RM (Konsultan).

Setelah menerima penyerahan tahap II, JPU menahan tersangka Sai di Rutan Kelas IIB Banda Aceh di Kajhu Aceh Besar. “Sedangkan empat tersangka lainnya dilakukan penahanan (dalam) Kota Banda Aceh,” kata Ali Rasab.

Menurut Ali, JPU akan melimpahkan perkara tersebut ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Banda Aceh dengan dakwaan melanggar pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 Ayat (1) huruf a, b, ayat (2) dan (3) UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 Jo Pasal 55 Ayat (1) ke 1 KUHPidana, ancaman hukuman pidana maksimal seumur hidup.[](red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terkait

Berita lainya