ISTANBUL – Dalam demonstrasi besar-besaran di Istanbul Jumat 18 Mei, Presiden Recep Tayyip Erdogan mendesak umat Islam untuk bersatu melawan penindasan terhadap Palestina oleh Israel.

Meskipun matahari terik dan puasa Ramadhan yang sedang berlangsung, puluhan ribu massa telah berkumpul di lapangan Yenikapi Istanbul pada hari Jumat untuk menyuarakan dukungan mereka atas Palestina dan mengutuk kekerasan Israel terhadap demonstran di Gaza.

Aksi protes dengan slogan “Kecaman terhadap kezaliman dan dukungan untuk Yerusalem,” diserukan setelah pasukan Israel menewaskan 60 warga Palestina selama berlangsungnya aksi protes di perbatasan Gaza.

Demonstran memegang bendera Palestina dan Turki dan meneriakkan yel-yel “Yerusalem adalah garis merah bagi kami.”

Demonstrasi berlangsung menjelang rapat darurat Organisasi Kerjasama Islam (OKI) di Istanbul yang akan membahas permasalahan Palestina. KTT darurat OKI tersebut dihadiri oleh para pemimpin negara Muslim yang telah tiba di Istanbul untuk KTT.

Presiden Recep Tayyip Erdogan, Perdana Menteri Binali Yildirim dan Juru Bicara Parlemen Ismail Kahraman serta Ketua Partai Gerakan Nasionalis (MHP) Devlet Bahceli dan Ketua Partai Besar (BBP) Mustafa Destici hadir dalam aksi demonstrasi tersebut.

Demonstrasi lain untuk memprotes Israel diperkirakan akan diadakan pada hari Minggu di Diyarbakir.[]Sumber:turkinesia:dailysabah