SIGLI – Seorang pria di Gampong Raya Sanggue, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, berinisial D, 28 tahun, yang diduga sengaja membakar rumahnya, Kamis, 16 November 2017, dinihari, selama ini sering mengamuk tanpa sebab.
Hal itu disampaikan Geuchik Gampong Raya Sanggue, Jamaluddin kepada portalsatu.com/, Kamis, 16 November 2017, siang. Dia menjelaskan, selama ini D tinggal seorang diri di rumah peninggalan kedua orang tuannya yang sudah almarhum.
“Penyebab pasti D membakar rumah tidak diketahui pasti, karena begitu kami bangun pada tengah malam (dinihari), rumah berkonstruksi papan itu sudah rata dengan tanah,” kata Jamaluddin.
Menurut Jamaluddin, D sudah berumah tangga (berkeluarga) di kawasan Jabal Ghafur, Pidie, tapi selama ini dilaporkan ada percekcokan dengan istrinya sehingga “pisah ranjang”. Akhirnya D tinggal sendirian di rumah peninggalan orang tuanya. Sementara empat adiknya, dua sudah berumah tangga, dua lagi memilih menumpang tinggal di rumah tetangga.
“Pelaku sering ngamuk-ngamuk belakangan ini. Tidak tahu pasti penyebabnya apa, hingga nekat membakar rumahnya,” ujar Jamaluddin.
Diberitakan sebelumnya, seorang pria berinisial D, 28 tahun, warga Gampong Raya Sanggue, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, dilaporkan membakar rumahnya hingga rata dengan tanah, Kamis, 16 November 2017, sekira pukul 01.00 WIB dini hari.
Tiga jam kemudian sekira pukul 04.00 WIB, personel Polsek Pidie menangkap D yang bersembunyi di persawahan Gampong Keutapang Sanggue dengan memegang sebilah pisau dan potongan besi.
Kapolres Pidie AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar melalui Kapolsek Pidie Iptu Chairil Ansar kepada portalsatu.com/ mengatakan, D diduga membakar rumahnya setelah mengonsumsi sabu. (Baca: Pria Pidie Ini Bakar Rumahnya, Diduga Setelah Nyabu)[]



