BLANGKEJEREN – Harga gabah kopi jenis arabika atau yang kerap disebut gabah kopi gayo kembali bergerak naik, harga jual hari ini Minggu, 10 Mai 2026 mencapai Rp 63 ribu per bambu atau Rp 630 ribu per Kaleng.
Adi, salah seorang petani kopi arabika di Blangkejeren, mengatakan harga jual kopi hari ini naik tipis dari harga Minggu yang lalu, dan pergerakan harga ini membuat petani sangat bersemangat.
“Alhamdulilah harganya naik Rp 1.000 per bambu dari Minggu yang lalu. Sebelumnya harga jual gabah kopi arabika hanya Rp 62 ribu per bambu, hari ini Rp 63 ribu per bambu,” katanya yang baru saja menjual gabah kopi ke UD. Indah Kopi di desa Porang.
Harga jual gabah kopi jenis arabika Rp 63 Ribu per bambu kata Adi, masih lumayan tinggi jika dibandingkan dengan harga Satu hingga beberapa tahun terakhir.
“Harga sekarang masih sangat tinggi jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, namun kenaikan harga ini bukan bearti membuat petani untung besar, karena harga gabah kopi naik, harga pupuk, obat-obatan dan kebutuhan lainya juga ikutan naik,” ujarnya.
Saat ini, kopi di Gayo Lues masih tetap berbuah lebat meskipun baru selesai panen raya, kondisi ini dipegaruhi oleh perubahan cuaca yang membuat kopi gayo berbuah sepanjang hari.[]




