BANDA ACEH – Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, mengingatkan pihak dealer LPG bersubsidi agar menyalurkan gas 3 kilogram kepada yang berhak menerima.

“Pak Gubernur mendapatkan banyak laporan dari masyarakat bahwa gas bersubsidi sulit mereka dapatkan, penyaluran tidak tepat sasaran, bahkan kalau ada barang, harganya sangat mahal, jauh di atas HET yang sudah ditetapkan pemerintah,” ujar Kepala Biro Humas Pemerintah Aceh, Mulyadi Nurdin, Sabtu, 17 Maret 2018.

Mulyadi mengatakan, gubernur meminta agar penyaluran gas bersubsidi dijual kepada masyarakat miskin, bukan untuk orang kaya maupun pedagang. Gubernur juga meminta agar harga gas bersubsidi dijual sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Gubernur mengimbau masyarakat yang melihat praktik penjualan gas bersubsidi tidak sesuai dengan ketentuan berlaku agar segera melaporkannya. “Gubernur juga berharap kepada aparat penegak hukum untuk menindak pelaku yang curang,” kata Mulyadi.

Mulyadi menambahkan, pihak penyalur juga harus memikirkan format penyaluran gas bersubsidi, sehingga masyarakat tidak harus mengantre berlama-lama di pangkalan untuk mendapatkan gas bersubsidi LPG 3 Kg.[](rel)