LHOKSUKON – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara terus memantau kondisi masyarakat korban banjir di sejumlah kecamatan. “Hasil pantauan kita hingga kini, masyarakat di beberapa kecamatan yang terkena banjir sudah kita turunkan tim SAR, BPBD dan tim dari
Dinsos untuk membantu masyarakat di pedalaman, mengevakuasi warga dari banjir,” kata Kabag Humas Setdakab Aceh Utara Amir Hamzah, Minggu malam.
Amir mengatakan, hingga kini masyarakat yang memang tidak memungkinkan lagi berdiam dirumahnya telah kita evakuasi ke tempat
yang lebih tinggi.
Data diterima Amir, di Kecamatan Matangkuli Banjir menggenangi Gampong Tengoh seulemak, Tanjung tengku kari, Alue entok, Tumpok Barat, Meuria, Hagu, Alue tho, Cebrek, lawang, Siren, Tanjong haji muda, Parang Sikureng, Mee, Baro, Tanjung tengku ali dan Punti.
Sedangkan di Kecamatan Pirak Timu hingga pukul 20.00 wib ada 13 gampong terendam banjir,dengan ketinggian air 90cm s/d 120cm yakni
gampong Teupin u , Ceumeucet , Krueng pirak , Leupe , Matangkeh, Pange , Geulumpang , bungong , Asan krueng kreh, Beuracan rata , Tring
krueng kreh , Reungkam , Keutapang, dan Bili baro.
“Untuk Kecamatan Samudra akibat banjir Informasinya ada patah tanggul satu titik di Desa Mancang,” tambah Amir
Amir menyebutkan akan tetap terus memantau kondisi banjir disetiap kecamatan agar tim dari BPBD, dan Dinsos Aceh Utara bisa membantu
masyarakat nantinya.[]

