LHOKSUKON – Wakil Bupati Aceh Utara, Fauzi Yusuf menghadiri acara tepung tawar (peusijuek) dimulainya pembangunan sumur bor di Gampong Teupin U, Kecamatan Pirak Timu, Senin, 5 Maret 2018 pagi. Sumur bor itu dibangun Pemkab Aceh Utara karena ribuan hektar sawah di kawasan Pirak Timu dilanda kekeringan.
“Sumur bor ini kita bangun di dekat pemukiman warga dan juga di pinggiran jalan lintas kecamatan. Lokasi ini sengaja kita pilih agar sumur bor bisa dua fungsi. Saat ini selain untuk mengaliri air ke sawah, juga bisa digunakan untuk mencukupi kebutuhan air bersih bagi masyarakat,” ujar Fauzi Yusuf alias Sidom Peng saat dihubungi portalsatu.com/ via telepon seluler.
Sidom Peng menyebutkan, usai pembebasan lahan selesai, Pemkab Aceh Utara merencanakan proses pembangunan irigasi di Pirak Timu selesai tahun 2019 mendatang.
“Sumur bor ini nantinya memiliki kedalaman maksimal 150 meter hingga 165 meter, inshaAlllah dengan kedalaman itu debit airnya tidak akan kurang. Pembangunan sumur bor ini memakan anggaran kurang dari Rp 200 juta yang bersumber dari APBD Aceh Utara. Ini kita kategorikan ke darurat, mendadak, jadi kita fokuskan untuk didahului di perubahan. Kita targetkan rampung kurang dari satu bulan,” terang Sidom Peng.
Diperkirakan, kata Sidom Peng, nantinya sumur bor itu akan mampu mengcover hampir keseluruhan sawah di lintas kecamatan Pirak Timu. “Ini kapasitasnya besar dan sudah benar-benar kita suruh cek dengan meteorologinya, bisa untuk jangka panjang,” pungkas Sidom Peng.
Acara peusijuek itu dihadiri Abon Buni dari Kecamatan Paya Bakong dan sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama lainnya di Pirak Timu.[]


