ULEE GLEE – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pidie Jaya nomor urut 1, Ir. H. Yusri Yusuf alias Yusri Melon dan Kolonel (Purn.) Saifullah bertatap muka dengan para relawannya di Doorsmeer Abu Kandar Pulo, Gampong Pulo, Kecamatan Bandar Dua, Sabtu, 31 Maret 2018. Kegiatan tersebut mengusung tema “Lebih dekat bersama Yusri Melon – Saifullah”.
Pertemuan itu dibagi menjadi dua tahap. Pukul 15.30 WIB, tatap muka bersama relawan wanita yang diberi nama “Senyum (Setia bersama Yusri Melon)”, dan pukul 20.00 WIB tatap muka dengan relawan pria yang bernama “Sahabat Melon”.
Pantauan portalsatu.com/, Sabtu sore, pertemuan tersebut dihadiri ratusan relawan wanita. Sejumlah perwakilan di antaranya menyampaikan, jika paslon tersebut nantinya berhasil memenangkan pilkada yang akan berlangsung pada Juni 2018 mendatang, mereka berharap akan ada perubahan yang berdampak nyata di Pidie Jaya, khususnya Ulee Glee.
“Persoalan jalan jadi masalah utama di Ulee Glee. Memang selama ini setiap pergantian bupati, jalan selalu dibangun, tapi tidak pernah maksimal. Setelah dikerjakan, dalam waktu tidak begitu lama kembali rusak. Persoalan air bersih juga sangat mendesak karena Ulee Glee berada di kaki bukit, di musim kemarau sumur mengering. Kami bahkan harus mengangkat air dari Batee Ie Liek,” ujar salah seorang relawan Senyum di lokasi itu.
Terkait hal itu, Yusri Melon mengatakan, pembangunan infrastruktur akan diprioritaskan sesuai kebutuhan dengan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat, seperti pembangunan jembatan gantung. Jika terpilih, pihaknya juga akan melanjutkan pembangunan jalan alternatif Pidie Jaya-Pidie (Meuredu-Geumpang), termasuk menyediakan lampu penerangan jalan di jalan-jalan gampong.
“Kita juga akan memberdayakan masyarakat, khususnya wanita dalam home industry. Pidie Jaya sangat strategis karena beberapa kecamatannya berada di lintasan jalan Medan-Banda Aceh. Selama ini yang orang luas tahu oleh-oleh khas Pidie Jaya hanya ‘adee’. Padahal Pidie Jaya punya banyak potensi lainnya, termasuk buah melinjo dengan kualitas yang sangat baik. Rasa emping (keurupuek mulieng) dari melinjo Pidie Jaya memiliki rasa yang lebih gurih dari tempat lain, dan itu bisa kita jadikan sebagai komoditi pendongkrak ekonomi masyarakat,” ucap Yusri Meon.
Yusri Melon menyebutkan, jika pihaknya terpilih, ada delapan bidang yang menjadi prioritas, yaitu pendidikan, kesehatan, pertanian peternakan dan perkebunan, perikanan dan kelautan, kewirausahaan, infrastruktur, sosial kemasyarakatan, dan pembinaan generasi muda.
“Delapan bidang itu akan kami padukan dan kemas dalam formula Gerakan Pengembangan Ekonomi Masyarakat (Gerbang Emas) Pidie Jaya. Di sini saya memilih Kolonel (Purn.) Saifullah sebagai pendamping, karena beliau memiliki ilmu administrasi negara. Insya Allah, beliau akan mampu me-menej pemerintahan agar lebih tertib administrasi dan meningkatkan kinerja PNS dalam pelayanan publik,” ujar Yusri Melon.[]



