Salah satu Asmaul Husna yang berada pada urutan ke-24 bernama Al-Mu'iz. Secara etimologi (bahasa) berarti memberikan kemuliaan. Allah SWT sebagai Al Mu'iz, bermakna Allah memberikan kemuliaan kepada siapa saja yang Dia kehendaki menurut hikmah kebijaksanaan-Nya.
Allah Yang Maha Memuliakan dan Maha Menghinakan, akan memuliakan dan mengangkat derajat orang-orang yang baik akhlaknya dan menghinakan derajat orang-orang yang buruk akhlaknya. Hal ini sesuai dengan firman Allah berbunyi,
“Engkau muliakan siapa pun yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan siapa pun yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sungguh, Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.” [Q.S. Ali 'Imran: 26]
Allah pemilik segala kemuliaan. Karenanya, Allah pulalah yang menganugerahkan kemuliaan kepada siapa yang Dia kehendaki. Di antaranya, Allah menganugerahkan kemuliaan kepada para rasul dan orang-orang mukmin.
Keseharian hidup seharusnya kita merenung dan menyadari bahwa kemuliaan itu milik Allah. Seseorang jika kita menginginkan kemuliaan maka taatlah kepada-Nya. Niscaya, Allah akan menganugerahkan kemuliaan kepada kita. Kunci kemuliaan itu milik Allah SWT dan penjelasan ini sebagaimana firman-Nya, “Kemuliaan itu hanyalah bagi Allah, bagi Rasul-Nya dan bagi orang-orang mu’min, tetapi orang-orang munafiq itu tiada mengetahui.” (Al-Munafiqun:8)
Beranjak dari penjelasan di atas bahwa seseorang yang ingin mulia dengan sesungguhnya harus dengan rumus tidak boleh bergantung kepada sebab, tetapi bergantung kepada yang memberikan penyebab (Allah SWT). Siapapun yang ingin mulia oleh sesuatu yang pasti akan berakhir, maka dia tidak akan mulia. Kemuliaan hakiki adalah kalau kita bergantung kepada yang tidak akan pernah berakhir.
Fadhilah Zikir
Fadhilah zikir ini di antaranya:
Pertama, seseorang yang mewiridkan ‘Ya Mu’iz’ sebanyak 40 kali setiap hari, Insya Allah akan memperoleh kewibawaan yang besar terutama ketua-ketua jabatan atau perniagaan.
Kedua, seseorang menyebut ‘Ya Mu’iz’ 140 kali selepas shalat Isya setiap hari Seni dan Jumat, Insya Allah, Allah akan menjadikan orang itu dihormati oleh orang lain.
Ketiga, jika diwiridkan ‘Ya Mu’iz’ secara istikamah setiap hari, Insya Allah, ia akan menjadi mashyur dan mulia serta dihormati oleh siapa pun.
Keempat, seseorang mewiridkan ‘Ya Mu’iz’ 40 kali setelah shalat Maghrib pada hari Senin dan Jumat, Insya Allah akan diberikan kemuliaan dan kedudukan dengan karunia Allah SWT.[]




