Minggu, Juli 21, 2024

Tokoh Masyarakat Kota Sigli...

SIGLI - Para tokoh masyarakat dari 15 gampong dalam Kecamatan Kota Sigli menyatakan...

Tim Polres Aceh Utara...

LHOKSUKON – Kapolres Aceh Utara AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K., bersama jajarannya...

Pasar Malam di Tanah...

SIGLI - Kegiatan hiburan Pasar Malam yang digelar di tanah wakaf Tgk. Dianjong,...

Tutup Dashat, Kepala DPMPPKB...

ACEH UTARA – Kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) yang dilaksanakan secara serentak...
BerandaKedatangan Rocky Membuat...

Kedatangan Rocky Membuat Warga Miskin Ini Tersenyum

IDI  RAYEK– Kedatangan Bupati Aceh Timur, H. Hasballah H.M.Thaib atau Rocky membuat dua warga Desa Keude Blang, Kecamatan Idi Rayeuk, tersenyum, Rabu 18 Mei 2016. Pasalnya, Abdullah yang selama ini menetap di rumah tak layak huni kini dibangun rumah duafa.

Begitu juga dengan kakak kandungnya bernama Rukiyah yang selama ini tidak keluar rumah akibat lumpuh kini mendapat kursi roda. Bahkan untuk mengurusinya Rukiyah sejak empat tahun lalu telah dipindahkan ke rumah saudara kandungnya di Desa Buket Pala, Kecamatan Idi Rayeuk.

“Alhamdulillah, berkat bantuan kursi roda akhirnya saya sudah bisa keluar rumah, karena selama ini saya sulit bergerak, sebab saya hanya bisa duduk di atas papan roda,” kata Rukiyah usai menerima kursi roda dari Kepala Dinas Sosial Aceh Timur, M. Yasin didampingi TKSK Idi rayeuk, Rahmad Hidayat.

Bupati Rocky mengaku terkejut mendapat laporan adanya warga Idi Rayeuk yang menetap di rumah tak layak huni, sehingga hari itu juga Rocky bersama instansi terkait melihat langsung rumah milik Abdullah yang berada di Desa Keude Blang, bahkan Rocky mengambil kebijakan untuk merehab dan membangun rumah milik Abdullah, hari itu juga.

“Sedih melihat rumah Abdullah terbuat dari terpal bekas, bahkan saat hujan Abdullah mengaku harus mencari rumah tetangga sebagai tempat untuk berteduh. Sehingga kita minta Dinas Sosial hari itu juga membedah rumah Abdullah untuk dibangun rumah yang layak huni,” kata Bupati Rocky.

Di hadapan Bupati Rocky, Abdullah mengaku rumah milik orangtuanya dulu rusak ketika Aceh dilanda konflik di tahun 2001. Setelah rumahnya dirusak orang tak dikenal, lalu dirinya terpaksa harus menumpang di rumah tetangga. Pasca damai, Abdullah bersama adik dan kakaknya yang belum menikah membuat rumah dari berbagai spanduk bekas sebagai tempat tinggal.

Alhamdillah, setelah bertahun-tahun saya tempati gubuk yang tak layak huni ini akhirnya saya mendapat rumah layak huni, alhamdulillah, terimakasih Pak bupati,” kata Abdullah, seraya mengaku dirinya hingga usia 70 tahun belum memiliki jodoh dan sehari-sehari menerima kiriman makan dan minum dari keponakannya.[]

Baca juga: