Kamis, Juli 25, 2024

Capella Honda Gandeng Jurnalis...

BANDA ACEH - Dalam rangka kampanye Sinergi Bagi Negeri, PT Astra Honda Motor...

Kejari Gayo Lues Eksekusi...

BLANGKEJEREN - Kejaksaan Negeri Kabupaten Gayo Lues kembali mengeksekusi uqubat cambuk terhadap delapan...

Pj Bupati Gayo Lues...

 BLANGKEJEREN - Askab PSSI Kabupaten Gayo Lues mulai mengelar pertandingan sepak bola Antar...

Bank Indonesia Aceh Ajarkan...

BANDA ACEH - Bank Indonesia Provinsi Aceh, melaksanakan kegiatan Kick Off serentak implementasi...
BerandaBerita AcehKejari Aceh Utara...

Kejari Aceh Utara Berikan Pemahaman Hukum untuk Kades Terkait Dana Desa

ACEH UTARA – Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Utara memberikan pemahaman hukum penggunaan Dana Desa (DD) secara efektif kepada para keuchik (kepala desa) di Kecamatan Tanah Jambo Aye. Kegiatan Penerangan Hukum Sosialisasi Jaksa Garda Desa Tahun 2024 itu dilaksanakan di Aula Kantor Camat setempat, Rabu, 12 Juni 2024.

Penerangan hukum tersebut mengusung tema “Program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) memainkan peran penting dalam mewujudkan penggunaan Dana Desa yang efektif, efisien, dan tepat sasaran untuk pembangunan desa serta peningkatan kesejahteraan masyarakat desa”. Acara itu diikuti para keuchik, tuha peut, bendahara dan TPK, dihadiri unsur Inspektorat Aceh Utara.

Kajari Aceh Utara, Teuku Muzafar, S.H., M.H., melalui Kasi Intelijen Kejari, Reza Rahim, S.H.,M.H., dalam keterangannya, mengatakan
dengan adanya Jaksa Garda Desa, maka desa dapat menjadi lebih berdaya dan mandiri serta terhindar dari praktik-praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN). Jaksa tidak hanya berfokus pada aspek hukum, tetapi juga pada pembinaan dan pencegahan.

Reza menekankan pentingnya pendampingan dan pengarahan yang dilakukan tim Kejari Aceh Utara dan Inspektorat sebagai langkah pencegahan yang lebih efektif daripada sekadar mengawal saat bekerja. Untuk itu, sosialisasi Jaksa Jaga Desa ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada para aparatur desa tentang pengelolaan Dana Desa (DD). Sehingga bisa meminimalisir kesalahan administrasi dan meningkatkan transparansi serta akuntabilitas dalam penggunaan dana desa tersebut.

Reza menambahkan pihaknya meminta kepada seluruh kepala desa dan aparatur agar ‘Pos Garda Desa’ yang telah dibentuk oleh Kejari Aceh Utara di setiap kecamatan, itu bukan sebagai pajangan semata. Tetapi di dalam Pos Jaga Desa itu para aparatur dapat berkonsultasi dengan tim Jaksa yang telah ditugaskan untuk membantu menyelesaikan permasalahan terkait pengelolaan DD.

Camat Tanah Jambo Aye, Fauzi Saputra, S.STP., berharap agar para keuchik, tuha peut, bendahara, dan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) dapat bekerja sesuai aturan yang ada, sehingga pelaksanaan pemerintahan desa lebih terarah.

“Terima kasih juga kepada tim Kejari Aceh Utara dan Inspektorat yang telah memberikan pengarahan untuk pendampingan dana desa terutama pada 2024. Hal ini supaya keuchik terutama di Tanah Jambo Aye bisa terhindar dari kesalahan-kesalahan administrasi,” kata Fauzi.[]

 

Baca juga: