ANTALYA – Walikota resor Mediterania di Turki memberikan liburan gratis seumur hidup kepada keluarga korban Jerman serangan teror di Istanbul.
Dalam pertemuan antara Mustafa Gul dan Martin Vetter, konsul Jerman di Antalya, Gul mengatakan kerabat dari 11 korban boleh di Kemer selama sisa hidup mereka, sebagailama disiarkan Anadolu Agency.
Kota yang terletak di Teluk Antalya dikelilingi oleh pantai berpasir, sangat bergantung pada wisatawan dari Jerman, Belanda dan Rusia.
Untuk berterima kasih pada Gul, Vetter mengatakan keluarga korban akan dihubungkan dengan para pejabat kota setempat.
Sebagaimana diketahui, sebuah serangan bom bunuh diri di distrik Sultanahmet yang bersejarah di Istanbul terjadi pada 12 Januari 2016, menewaskan 11 wisatawan Jerman.
Serangan itu merupakan pukulan bagi industri pariwisata Turki, yang merupakan sumber utama pendapatan. Sebelum bom bunuh diri itu terjadi, Rusia memperingatkan warganya agar tidak mengunjungi Turki atas ditembak jatuhnya pesawat perang Rusia oleh Turki pada bulan November 2015.
Menurut Departemen Kebudayaan dan Pariwisata, Turki menerima $ 27.780.000.000,- dari 35.800.000 wisatawan asing pada tahun 2014.[]
Sumber: Anadolu Agency


