LHOKSUKON – Balai Baca Bireun melakukan field trip ke Stasiun Kereta Api Perintis Aceh di Bungkaih, Krueng Geukueh, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, Minggu, 7 Mei 2017. Perjalanan itu, sekaligus untuk memperkenalkan alat transportasi baru di Aceh kepada anak-anak didik balai baca yang rata-rata masih usia Sekolah Dasar (SD).
“Dalam field trip ini, awalnya kami ke Waterboom Blang Mangat, Lhokseumawe. Setelah itu kami lanjut ke stasiun kereta api. Selain memperkenalkan alat transportasi baru di Aceh, tadi masinis juga menjelaskan bagaimana cara kereta api dioperasikan dan mengenal fungsi alat kendali kereta api,” ujar Rifqi Maulana, 23 tahun, Ketua Balai Baca Bireun, kepada portalsatu.com via pesan WhatsApp.
Kata dia, masinis juga menceritakan banyak hal tentang kereta api, yang paling seru adalah cerita bagaimana kereta api pertama diciptakan.
“Dari sepengamatan saya, kereta api ini lebih cocok dijadikan sebagai wahana wisata, ketimbang alat trasportasi. Terbukti dengan banyaknya keluarga dan kelompok lain selain kami, yang berdatangan dari beberapa daerah untuk mengetahui sebenarnya bagaimana kereta api itu,” ucap Rifqi.
Dari beberapa percakapan singkat dengan pengunjung lain, kata Rifqi, alasan kedatangan mereka memang untuk liburan dan ingin melihat langsung bagaimana kereta api itu.
Menurutnya, kereta api ini bisa dijadikan sarana wisata edukatif juga dengan menyediakan pemandu di stasiun dan di setiap gerbong yang menjelaskan berbagai hal tentang kereta api. Selain itu, masyarakat juga perlu diedukasi mengenai manfaat kendaraan umum ini.
“Banyak ibu yang membawa anak dan orang tua berdiri. Saya rasa itu juga akibat kurangnya edukasi mengenai “hukum kereta”, yang mewajibkan mendahulukan orang tua, ibu hamil, penyandang disabilitas dan ibu yang membawa anak untuk duduk. Tidak hanya cukup dengan dengan papan pemberitahuan. Tapi setelah dijelaskan, adik-adik ini dengan senang hati bersedia memberikan kursi mereka dan bersedia berdiri,” jelasnya.
Field trip itu kata dia terlaksana berkat adanya bantuan dari Sekolah Sukma Bangsa Bireun, dan beberapa pihak lainnya yang membantu secara personal.
“Terima kasih telah membantu anak-anak ini bermimpi lebih besar, terima kasih telah mengukir senyum lebar di wajah anak-anak ini,” kata Rifqi.
Kereta Api Perintis Aceh di Stasiun Bungkaih, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara baru menyediakan jalur dari Bungkaih – Krueng Geukuh – Krueng Mane.[]




