BANDA ACEH – Pemerintah Aceh melalui Badan Kesbangpol Aceh melaksanakan kegiatan pengukuran atau evaluasi pembinaan kesadaran bela negara bagi masyarakat yang pernah mengikuti kegiatan pembentukan kader bela negara di Aceh.
Kegiatan ini hasil kerjasama antara Direktur Jenderal Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia yang difasilitasi oleh Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik Aceh, di Aula Badan Kesbangpol Aceh, Rabu, 25 Juli 2018.
Kegiatan yang dihadiri 120 orang peserta perwakilan dari alumni Bela Negara dari Tahun 2015 sampai dengan tahun 2017 se Aceh ini dibuka oleh Kepala Badan Kesbangpol Drs. Mahdi Effendi.
Dalam sambutannya, Mahdi menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada dirjen potensi pertahanan RI beserta jajaran, atas dukungan dan kerjasamanya dalam rangka terlaksananya kegiatan ini. Bela negara, katanya, dapat diwujudkan melalui penguatan karakter diri dalam berkepribadian, berbudaya serta menjunjung tinggi rasa cinta tanah air.
“Semangat bela negara jangan diartikan sebagai gerakan wajib militer atau militerisasi, akan tetapi lebih kepada membangun sikap anak bangsa untuk menyadari akan hak dan kewajiban bagi negara. Diharapkan semua pihak apapun profesinya agar memahami dan tidak mengartikan bela negara secara sempit, mari kita secara bersama-sama mensosialisasikan pemahaman ini secara lebih masif agar semangat bela negara menjadi spirit bagi setiap rakyat Indonesia,” kata Mahdi.
Di akhir sambutannya Kepala Badan juga mengharapkan dukungan dan kerjasamanya untuk tahun 2018 agar kegiatan yang serupa tetap di prioritaskan pelaksanaan nya di Aceh.
Kabid Bina Ideologi Wasbang dan Karakter Bangsa Badan Kesbangpol Aceh Restu Andi Surya, S.STP MPA menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menyatukan masyarakat yang majemuk.
“Kita harus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dengan cara saling meghormati sehingga terwujudnya kedamaian dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Andi.
Kegiatan tersebut juga dilakukan di Ruang Memorial Perdamaian Aceh tepat pada pukul 11,00 WIB, sebanyak 10 orang peserta yang terdiri dar perwakilan alumni kader bela negara dengan tujuan untuk mendapatkan informasi komprehensif kepada tim dari kementerian pertahanan RI serta memberikan masukan, ide-ide kreatif dan inovatif guna pelaksanaan pembinaan kesadaran bela negara yang lebih efektif di masa akan datang.
Kegiatan ini juga dihadiri Dra. Endang Purwaningsih, M.Si (Kasubdit Lingkungan Pemukiman Bela Negara Ditjen Pothan Kemhan, Dr. Laksmi Nurharini SE, M.Si (Konsultan/Akademisi), Sutrisno, M.Si ( Konsultan/Akademisi), Yudi Wahyu Hardono SE.M.Si (Kasubbag TU Dit Bela Negara Ditjen Pothan Kemhan, R. Totok Riswanto M,Si (Kasi Anev Subdit Lingkim Dit Bela Negara Pothan Kemhan), Restu Andi Surya, S.STP. MPA (Kabid Bina Ideologi Wasbang dan Karakter Bangsa Kesbangpol Aceh), Nurdin, S.Sos (Kasubbid Pembinaan Karakter Bangsa Badan Kesbangpol Aceh), dan Azhari Abdul Gani (Ketua Forum Bela Negara Provinsi Aceh).[](Rel)




