26.2 C
Banda Aceh
Rabu, Oktober 27, 2021

Array

Dr. Mizaj Iskandar: Tasawuf Mengobati Penyakit Hati

BANDA ACEH – Setiap muslim menginginkan hatinya bersih dan suci. Apabila hati secara rohani berada dalam kondisi sakit dan kotor, akan berpengaruh kepada kerusakan dalam hidupnya. Jika tidak diobati akan mendapatkan kesengsaraan di dunia hingga siksa Allah di akhirat kelak.

“Hati menduduki posisi sentral dalam kehidupan manusia, karena menjadi hakim dalam menentukan berbagai aktivitas. Jika hati atau qalbun ini berpenyakit, maka dapat dipastikan akan terjadi perilaku yang menyimpang dari ajaran agama Islam meski dia rajin beribadah. Jika hati telah terjangkit penyakit maka perlu diobati,” ujar Ustaz Dr. H. Mizaj Iskandar Usman, Lc., LL.M., Staf Pengajar Fakultas Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry saat mengisi pengajian Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam (KWPSI) di Rumoh Aceh Kupi Luwak, Banda Aceh, 25 Juli 2018, malam.

Ustaz Mizaj Iskandar mengatakan, seseorang yang memiliki penyakit hati tidak dapat mengetahui penyakitnya sendiri walaupun dengan alat medis canggih sekalipun. Penyakit hati lebih bersifat batin, seperti ria, sum‘ah, ujub, takabur, iri, dengki dan hasut serta serta tamak dan serakah, termasuk menganggap dirinyalah yang paling benar.

Bahkan, kata Ustaz Mizaj Iskandar, tidak sedikit orang yang terlihat rajin dalam beribadah kepada Allah dalam kesehariannya, juga kerap dihinggapi penyakit hati akibat merasa paling benar dengan ibadahnya dan menilai rendah orang lain. Sehingga nilai-nilai ibadahnya itu tidak tercermin dalam akhlak dan perilaku sehari-hari, akhirnya ia sering bermasalah dalam hubungan dengan sesama manusia dan makhluk Allah lainnya.

Menurut Ustaz Mizaj, obat hati yang satu ini tidak cukup dengan berobat kepada dokter dengan memakai obat yang biasa. Namun memerlukan obat yang luar biasa, lebih ampuh yaitu dengan terapi hati, yang memakai tasawuf sebagai media terapi.

“Selain tauhid dan fikih untuk beribadah kepada Allah, yang sangat penting lainnya untuk menjaga keseimbangan adalah tasawuf. Ini memperbaiki akal budi manusia, melahirkan akhlak mulia dan mensucikan serta membersihkan hati dari berbagai penyakit batin,” ujarnya.

Dia menjelaskan, dasar dari ajaran tasawuf adalah mensucikan diri dari dosa, mencari ridha Allah, dan hidup dalam keadaan zuhud. Baginya, akhirat itu lebih utama dari kehidupan dunia. Senantiasa mereka menghiasi hati dengan cinta dan menghias diri dengan akhlak yang mulia. 

Dalam Alquran, ajaran tasawuf ini dijelaskan dalam Surat As-Syams ayat 9-10 yang artinya, “Sungguh beruntunglah orang yang menyucikan jiwanya, dan sungguh merugi orang yang mengotori jiwanya”.

“Orang-orang yang beruntung adalah yang mensucikan jiwa sebagaimana ajaran tasawuf. Ini menjadi pendorong bagi muslim untuk memelihara hati dan menjaganya agar tidak terkotori oleh hal-hal duniawi atau hal-hal yang merusak ketentraman jiwa. Ini mendorong untuk senantiasa mencintai Allah dan Allah akan mengampuni dosa bagi yang mencintai Allah. Tentu ini pun juga menjadi dasar tasawuf bahwa kecintaan pada Allah adalah segala-galanya,” katanya.

Ustaz Mizaj menegaskan, sifat tasawuf dengan menjaga kesucian hati menjadi hal yang harus terlebih dahulu diperbaiki dalam beribadah. Sehingga dampak ibadah akan tercermin dalam kehidupan sehari-hari sebagai bentuk 'tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud' sebagaimana dijelaskan dalam Surat Al-Fath ayat 29.

“Akhlak dan perilaku keseharian yang zuhud dan saling menghargai sesama muslim itulah sebagai tanda bekas sujud dalam ibadah orang-orang beriman, bukan bekas sujud itu hitam di dahinya,” sebutnya.

Hal lainnya yang jaug dari sifat tasawuf sehingga kerap menghadirkan penyakit hati adalah, seseorang muslim atau kelompok yang kerap mengklaim kebenaran dalam beribadah dengan menyalahkan pemahaman dan amalan orang lain.

“Itu jauh dari sifat tasawuf. Orang-orang seperti itu yang akan selalu mendewa-dewakan amal ibadahnya yang paling benar dan terbaik, sehingga dengan sendirinya akan menghilangkan pengharapan kepada Allah, karena sudah terlalu yakin ibadahnya diterima,” ungkap Ustaz Mizaj seraya mengajak jangan sampai kita mengambil otoritas Allah untuk menghukum dan menilai ibadah sesama muslim yang punya dalil kuat.

Ia juga mengajak untuk berdakwah dengan cara-cara yang baik terhadap suatu amalan yang mungkin belum sesuai, bukan dengan menebar kebencian dan sifat keras serta kata-kata kasar.

“Tugas kita sesama muslim itu mengajak pada kebaikan, shalat berjamaah dan amar makruf lainnya. Soal petunjuk/hidayah untuk menggerakkan hati muslim tersebut, Allah yang akan tentukan, jangan kita yang menghukumnya apalagi sampai mengajak berbuat baik dengan cara yang munkar,” ujarnya.[](rel)

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA POPULER

Terbaru

Warga Buat Laporan Terbuka Soal Tanggul Krueng Pase, Begini Respons Kementerian PUPR

LHOKSUKON - Marzuki, warga Geudong, Kecamatan Samudera, Aceh Utara, membuat laporan terbuka kepada Kementerian...

Wali Nanggroe Aceh Kukuhkan Anggota Majelis Tuha Peut, Ini Nama-Namanya

BANDA ACEH – Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haythar...

PLN Aceh Pasang Meteran Listrik di Rumah Al-Walid MZ, ‘Meugreb Laju Hu’

LHOKSEUMAWE – Muhammad Al-Walid MZ (13), anak berprestasi di Gampong Meunasah Buket, Buloh Blang...

Majelis Hakim Tunjuk Mediator Perkara Rekanan Gugat Dinas PUPR Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE – Pengadilan Negeri Lhokseumawe menggelar sidang perkara gugatan Wakil Direktur III CV Muhillis...

Doa Agar Rezeki Mengalir Lancar

Tugas seorang Muslim adalah menjemput rezeki yang halal dengan cara-cara yang baik dan sesuai...

Ini Sosok Otoniel, Gembong Narkoba Ditangkap dalam Operasi Libatkan 500 Tentara dan 22 Helikopter

KOLOMBIA - Kolombia akhirnya berhasil menangkap gembong narkoba paling dicari, Dairo Antonio 'Otoniel' Usuga....

Pertamina Bersama Masyarakat Bersihkan Pantai dan Tanam Pohon di Aceh Utara

LHOKSEUMAWE - Pertamina Subholding Upstream Regional Sumatera Zona 1 bersama masyarakat dan mahasiswa menggelar...

Harga Kopi Gayo Terus Bergerak Naik, Ini yang Harus Dilakukan Pencinta Kopi

  BLANGKEJEREN - Harga kopi gayo di Kabupaten Gayo Lues terus melonjak naik sejak sebulan...

Babinsa Latih Warga Budi Daya Maggot untuk Hasilkan Uang

LHOKSUKON – Serda Samsudin, Babinsa Koramil 29/Lkh Kodim 0103/Aceh Utara, melatih masyarakat di Desa...

113 Atlet Panjat Tebing Aceh Perebutkan Tiket PORA Pidie

BANDA ACEH - Sebanyak 113 atlet panjat tebing putra dan putri dari kabupaten/kota se-Aceh...

Peningkatan Wawasan Keilmuan bagi Ratusan Imam Masjid dan Khatib di Subulussalam

SUBULUSSALAM - Ratusan Imam Masjid dan khatib mengikuti program pembinaan peningkatan kapasitas wawasan keilmuan...

Ini Kata Sekda Aceh saat Sosialisasi Vaksinasi di Dayah MUQ Pagar Air

BANDA ACEH – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Taqwallah, mensosialisasikan pentingnya vaksinasi Covid-19 bagi semua...

Ini Harapan Politikus Kepada Agam Inong Aceh 2021

BANDA ACEH – Muhammad Akkral (Kota Banda Aceh) dan Salwa Nisrina Authar Nyakcut Daulat...

Cerita Then Soe Na Keturunan Tionghoa Memeluk Islam

Hidayah bisa datang melalui orang-orang terdekat. Then Soe Na mengakui, cahaya petunjuk Illahi diterimanya...

Ini Jadwal Terbaru Seleksi CPNS 2021, Pengumuman Hasil SKD hingga Ujian SKB

JAKARTA – Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS dipastikan mundur dari yang dijadwal sebelumnya....

Masyarakat Lancok-Lancok Rayakan Maulid, Teungku Imum: Umat Terbaik Meneladani Kekasih Allah

BIREUEN - Masyarakat Lancok-Lancok, Kecamatan Kuala, Bireuen, mengadakan kenduri untuk merayakan Maulid Nabi Besar...

Membangun Personal Mastery

Oleh: Muhibuddin, SKM Mahasiswa Pasca Sarjana Magister Kesehatan Masyarakat (MKM) Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (USK)  Personal...

Dayah Perbatasan Aceh Singkil Diminta Kembalikan Kejayaan Syekh Abdurrauf

SIGKIL - Sebanyak 10 tenaga kontrak/non-PNS tambahan sebagai tenaga administrasi, tenaga teknis, dan penunjang...

Belajar Digital yang Mudah, Murah, dan Aman

LHOKSUKON - Rangkaian Webinar Literasi Digital di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh kembali bergulir....

BMK Bireuen Salurkan Zakat Rp1,9 Miliar kepada 3.047 Penerima, Ini Rinciannya

BIREUEN – Bupati Bireuen, Dr. H. Muzakkar A. Gani, S.H., M.Si., menyalurkan secara simbolis...
Butuh CCTV, dapatkan di ACEH CCTV. ALAMAT: Jln Tgk Batee Timoh lr Peutua II, Gampong (Desa) Jeulingke, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Aceh. Kode Pos 23114. TLP/WA : 0822.7700.0202 (MUSRIADI FAHMI). Taqiyya Cake and Bakery, Tersedia: Brownies, Bolu pandan, Bolpis, Bolu minyak, Bolu Sungkish, Ade, Donat, Serikaya, Raudhatul Jannah (082269952496), Perum Gratama Residence No 5 Mibo Lhoong Raya Banda Aceh. Kunjungi Showroom Honda Arista. Jl. Mr. Teuku Moh. Hasan No.100, Lamcot, Kec. Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Aceh 23242. Hubungi: No Tlp/WA : 082236870608 (Amirul Ikhsan). Kunjungi Usaha Cahaya Meurasa/ Kue Kacang Alamat: Perumahan Cinta Kasih, Gampong (Desa) Neuheun, Kec. Masjid Raya, Aceh Besar. Tersedia Kue Malinda/Kacang dan Nastar. Hubungi TLP/WA: 085277438393 (Nurjannah) - Bimbel Metuah, Almt: Jl. Seroja No. 5, Ie Masen Kayee Adang, Ulee Kareng, Banda Aceh. HP/WA: 0823 6363 2969 (Ola). Instagram: @bimbelmetuah @metuah_privat