BANDA ACEH – Ketua DPR Aceh, Saiful Bahri akrab disapa Pon Yaya, optimis jika tanaman kacang sacha inchi dibudidayakan di Aceh akan mendongkrak ekonomi masyarakat. Pon Yaya akan memfasilitasi PT Mitera Karya Djaya Persada (MKDP) untuk bekerja sama dengan Pemerintah Aceh terkait pembudidayaan tanaman berasal dari hutan Amazon itu.

Pon Yaya juga berencana membudidayakan kacang sacha inchi (plukenetia volubilis) atau lebih dikenal sebagai kacang inka atau kacang gunung di lahan 100 hektare miliknya di Aceh Utara sebagai percontohan.

Pon Yaya menyampaikan itu usai menerima kunjungan silaturahmi Direktur Utama PT MKDP, Eko Sumarianto, bersama Ketua Regional 1 PT MKDP Cabang Aceh, Adamir, didampingi mantan anggota DPR Aceh, Tgk. H. Adnan Beuransyah, di Rumah Dinas Ketua DPR Aceh, Kamis, 17 Agustus 2023.

Dalam pertemuan tersebut, Adamir memaparkan tentang prospek tanaman kacang sacha inchi. Adamir mengajak Ketua DPR Aceh mensosialisasikan kacang sacha inchi kepada Pemerintah Aceh agar bekerja sama dengan PT MKDP untuk pembudidayaan tanaman ini guna meningkatkan perekonomian dan pemberdayaan masyarakat jangka panjang.

Menurut Eko Sumarianto, kacang sacha inchi baru masuk ke Indonesia sekitar empat tahun terakhir. Dia menyebut tanaman berasal dari hutan Amazon itu sangat cocok dibudidayakan di Aceh. Tanaman ini bisa bertahan selama 20 tahun, dan panen perdana di usia tujuh bulan.

Eko menjelaskan kacang sacha inchi dapat ditanam 2.000 batang di lahan 1 hektare. Panen perdana tanaman ini perbatang menghasilkan kacang 8 ons, sehingga di usia tujuh bulan bisa panen 1,6 ton. Selanjutnya panen setiap bulan sampai 20 tahun.

Dirut PT MKDP menyatakan siap menandatangani kerja sama dengan Pemerintah Aceh, di mana kontrak perdana untuk lima tahun. Perusahaan ini akan membeli hasil panen masyarakat dengan harga Rp10.000/kg selama lima tahun sesuai kontrak perdana.

Pon Yaya menyambut baik keinginan PT MKDP untuk bekerja sama dengan Pemerintah Aceh. Ketua DPR Aceh itu akan memfasilitasi rencana kerja sama tersebut, karena ia menilai pengembangan kacang sacha inchi sangat cocok untuk meningkatkan pendapatan masyarakat Aceh ke depan.

Pon Yaya juga mengajak Dirut PT MKDP dan Kepala Regional 1 Cabang Aceh untuk melihat langsung lahan miliknya di Aceh Utara, Jumat, 18 Agustsu 2023, sore. Menurut Pon Yaya, kalau lahannya itu cocok untuk dikembangkan kacang sacha inchi, ia akan membudidayakan tanaman tersebut seluas 100 hektare sebagai percontohan bagi pemerintah dan masyarakat Aceh Utara.[](red)