Minggu, Juli 14, 2024

Tanggapan Ketua DPRK Aceh...

ACEH UTARA - Mendagri Tito Karnavian memperpanjang masa jabatan Pj. Bupati Aceh Utara...

Selamat! 2 Siswa Kota...

SUBULUSSALAM - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Balai Pengembangan Talenta...

Besok, Mahyuzar akan Terima...

ACEH UTARA - Dr. Mahyuzar, M.Si., akan menerima Surat Keputusan (SK) Mendagri tentang...

Jabatan Pj Bupati Aceh...

ACEH UTARA - Masa jabatan Penjabat Bupati Aceh Utara, Dr. Mahyuzar, genap satu...
BerandaNewsKetua DPRA Dukung...

Ketua DPRA Dukung Pj Gubernur Minta Perhatian Pusat untuk Aceh

BANDA ACEH – Ketua DPR Aceh, Saiful Bahri alias Pon Yahya, memberikan apresiasi dan mendukung Pj. Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, atas usahanya meminta perhatian pemerintah pusat untuk Aceh. Selain mendatangi berbagai kementerian untuk menyampaikan program-program pembangunan yang dibutuhkan Aceh, Pj. Gubernur juga bertemu Presiden Joko Widodo.

“Tanggal 26 Agustus 22 adalah puncaknya Bapak Pj. Gubernur Aceh untuk menarik perhatian pusat untuk Aceh dengan bertemu Bapak Presiden RI, Jokowi, di Istana Negara,” ujar Pon Yahya yang juga ikut serta dalam pertemuan tertutup tersebut.

Pon Yahya menyebut Pj. Gubernur telah menyampaikan lima masalah Aceh kepada Presiden. Yakni, masih tinggi angka kemiskinan mencapai 14.46% di mana nasional 9,54%; masih tingginya angka stunting Aceh 33,2% dan nasional 24,4%; inflasi Aceh Juli 2022 6,97% sedangkan nasional 4,94%; IPM Aceh masih di bawah rata-rata nasional yaitu 72.18, sedankan nasional 73,44; dan menurunnya Dana Otsus dari 2% DAU nasional atau Rp7,5 triliun menjadi 1% atau Rp3,7 T.

“Presiden akan mengkaji secara inten terhadap Dana Otsus Aceh,” ujar Pon Yahya dalam keterangannya, Sabtu, 26 Agustus 2022.

Pada kesempatan itu, kata Pon Yahya, Pj. Gubernur juga mengungkapkan kepada Presiden agar Sabang dapat dijadikan sebagai Proyek Strategis Nasional. Selain itu, meminta Presiden juga mendukung penuh pelaksanaan PON, pengembangan industri budidaya perikanan, penetapan dataran tinggi Gayo sebagai kawasan strategis pariwisata nasional, dukungan program tranmigrasi lokal, pembangunan jalan mising link Jantho-Keumala, dan jalan Kutacane-Langkat untuk peningkatan perekonomian.

“Bapak Pj. Gubernur Aceh telah mengunjungi 22 kementerian dan lembaga sejak dilantik sampai dengan hari ini,” ucap Pon Yahya.[](*)

Baca juga: