BANDA ACEH Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Tgk. H. Muharuddin, meminta kepada semua pihak untuk tetap tenang dan menahan diri. Hal tersebut dikatannya terkait adanya insiden antara antara kubu Partai Aceh dan PNA yang ricuh jelang tengah malam di Aceh Utara, tepatnya di Kecamatan Langkahan, Sabtu, 24 Desember 2016.
Kepada semua pendukung Pasangan Calon (paslon) untuk bisa menahan diri. Ini baru kita mulai tahadapan pilkada, dan ini harus diselesaikan dengan baik, begitu juga dengan Paslon agar segera menyikapi dengan baik, untuk bisa mereda, dengan kaedah-kaedah yang baik, ujar Muharuddin, Minggu 25 Desember 2016.
Muharuddin juga meminta kepada Panwaslu Aceh dan Aceh Utara agar segera mencari solusi yang terbaik untuk kedua pihak.
Dengan cara pendekatan bisa mendapat solusi yang terbaik, yang akhirnya tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Begitu pula terkait dengan atribut Partai Aceh yang rusak, diharapkan kepada Panwaslih untuk bisa menertibkan kembali,” katanya.
Dia juga meminta Kapolres Aceh Utara agar bersikap arif dalam kasus ini. Sehingga konsep penyelesaian permasalahan tersebut mendapatkan solusi yang terbaik.
Begitu juga dengan adanya penangkapan terhadap pendukung paslon tertentu, bisa mendapatkan solusi yang terbaik. Pasalnya, permasalahan ini adalah ditimbulkan dikarenakan hanya masalah miskomunikasi, katanya.
Menurutnya bila kasus ini tidak segera ditangani, maka imbasnya terjadi terhadap kepada paslon tertentu.
“Saya berpikir kehadiran dari paslon sangat mempengaruhi untuk mereda suasana ini, untuk kembali kondusif seperti yang kita harapkan. Kepada setiap paslon juga diharapkan mampu menjaga orang-orang tertentu yang menjadi perusuh suasana, mari sama sama kita bantu pihak keamanan untuk menuju Aceh yang lebih damai, katanya.
Di sisi lain, Muharuddin mengapresiasi langkah dan kesiapan Polres Aceh Utara yang segera ke lokasi saat insiden berlangsung. Apalagi jumlah massa begitu banyak, tetapi bisa terkendali dengan cepat.
Kedepan, mudah-mudahan Pilkada Aceh mendapat dukungan dari semua pihak untuk mendukung pihak keamanan dalam mengamankan jalannya pilkada Aceh,” kata Muharuddin.[]




