BerandaBerita LhokseumaweKetua Fraksi GAB DPRK Lhokseumawe Apresiasi Pemko Ambil Alih RS Arun

Ketua Fraksi GAB DPRK Lhokseumawe Apresiasi Pemko Ambil Alih RS Arun

Populer

LHOKSEUMAWE – Ketua Fraksi Golongan Amanat Bersatu (GAB) DPRK Lhokseumawe, H. Jailani Usman, S.H., M.H., mengapresiasi langkah Pemerintah kota (Pemko) yang telah mengambil alih Rumah Sakit Arun dan memutuskan hubungan kerja sama dengan PT Rumah Sakit Arun.

“Kita apresiasi Pemerintah Kota Lhokseumawe yang sudah mengambil alih Rumah Sakit Arun supaya bisa dikelola lagi oleh Pemko melalui PTPL. Walaupun pengambilalihan terlambat dilakukan, tapi saya kira itu tindakan yang bagus,” kata Jailani Usman di Lhokseumawe, Sabtu, 28 Januari 2023.

Jailani menyebut sudah tiga tahun lalu pihaknya menyuarakan melalui media massa bahwa adanya persoalan dalam pengelolaan aset daerah itu. Pasalnya, sumbangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk Lhokseumawe dari PTPL hasil pengelolaan RS Arun anjlok drastis sejak tahun 2020. Padahal, pendapatan diperoleh rumah sakit tersebut sangat besar lantaran adanya kerja sama dengan BPJS Kesehatan.

“Hasil pengelolaan rumah sakit itu seharusnya menjadi andalan PAD bagi Kota Lhokseumawe. Tiga tahun lalu, di DPRK juga kami sarankan agar dibentuk Pansus khusus PTPL terkait pengelolaan RS Arun, tapi tidak dilakukan,” ujar Jailani.

[Ketua Fraksi Golongan Amanat Bersatu DPRK Lhokseumawe, H. Jailani Usman. Foto: Istimewa]

Oleh karena itu, Jailani menilai Pj. Wali Kota Lhokseumawe, Imran, selaku Pemegang Saham PTPL telah mengambil keputusan yang tepat, yakni “mencopot” jabatan Abdul Gani sebagai Dirut Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda) tersebut. “Pencopotan” itu dilakukan Pj. Wali Kota pada 4 Oktober 2022 dengan cara membatalkan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PTPL (Perseroda) Nomor: 004/PTPL/VII/2022 tentang Penetapan Abdul Gani sebagai Direktur Utama Perusahaan Perseroan Daerah Pembangunan Lhokseumawe periode 2022-2026. Artinya, Pj. Wali Kota membatalkan Keputusan RUPS PTPL yang dikeluarkan Wali Kota Lhokseumawe sebelumnya, Suaidi Yahya, tanggal 8 Juli 2022.

Pj. Wali Kota Lhokseumawe kemudian menunjuk Kabag Ekonomi Setda Lhokseumawe, Zakaria, sebagai Pelaksana Tugas Dirut PTPL sejak November 2022.

“Dan hari ini Pemko Lhokseumawe di bawah Pj. Wali Kota Imran juga sudah mengambil alih kembali RS Arun. Kita apresiasi Pj Wali Kota yang berupaya menyelamatkan aset-aset daerah ini. Kita berharap Pak Imran terus melakukan terobosan-terobosan yang bisa meningkatkan PAD dan juga membawa keuntungan bagi masyarakat,” tutur Jailani.

Jailani berharap BPJS Kesehatan dapat terus bekerja sama dengan RS Arun sesuai ketentuan berlaku. “Termasuk mempermudah pembayaran klaim-klaim yang akan diajukan manajemen baru RS Arun nantinya. Karena setelah pengambilalihan rumah sakit itu dan pergantian manajemennya mungkin ada hal-hal yang perlu dibenahi. Jadi, kita harapkan BPJS Kesehatan tetap bekerja sama dan membantu, sehingga RS Arun dapat terus memberikan pelayanan kesehatan masyarakat yang lebih baik ke depan,” ujarnya.

Jailani mengingatkan Pemko Lhokseumawe tidak hanya fokus meningkatkan PAD dari hasil pengelolaan RS Arun melalui PTPL, namun penting pula melengkapi peralatan medis sesuai kebutuhan untuk pelayanan kesehatan masyarakat. Selain itu, pemko atau PTPL berkewajiban memberikan hak-hak secara layak kepada tenaga kesehatan RS Arun demi kesejahteraan mereka agar kinerjanya semakin maksimal.[](*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terkait

Berita lainya